Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Maret 2026 Bansos Dipastikan Cair, PKH dan BPNT Tahap 1 Berjalan, Bantuan Beras 20 Kg Minyak 4 Liter untuk KPM

Ira Yulia Erfina • Selasa, 3 Maret 2026 | 09:35 WIB

Ilustrasi Penyaluran Bansos PKH dan BPNT
Ilustrasi Penyaluran Bansos PKH dan BPNT

RADAR BOGOR - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, berbagai informasi mengenai pencairan bantuan sosial (bansos) kembali menjadi perhatian masyarakat. 

Pada Maret 2026 ini, terdapat sejumlah bantuan yang sudah dipastikan cair, sementara beberapa kabar lainnya masih belum memiliki dasar resmi. 

Agar tidak terjadi kesalahpahaman, penting bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk memahami mana bantuan yang benar-benar sudah diumumkan dan mana yang masih sebatas isu.

1. Bansos yang Dipastikan Cair Maret 2026

Dikutip melalui kanal Youtube Pendamping  Sosial, bantuan yang telah dipastikan cair pada bulan Maret 2026 menjelang Lebaran berfokus pada stimulus pangan dan dukungan mobilitas masyarakat. 

Salah satu yang utama adalah bantuan beras dan minyak goreng. Setiap KPM akan menerima beras sebanyak 20 kilogram yang merupakan alokasi dua bulan, serta minyak goreng sebanyak 4 liter untuk alokasi dua bulan.

Bantuan ini ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan pokok selama Ramadhan hingga Idul Fitri.

Selain bantuan bahan pangan, terdapat stimulus lain berupa potongan harga atau diskon tiket transportasi. Diskon ini mencakup tiket pesawat, tiket kereta api, serta tiket kapal laut. 

Program tersebut bertujuan mendukung mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan selama periode Ramadan dan Lebaran.

2. Status Pencairan PKH dan BPNT Tahap 1

Untuk bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 1 tahun 2026, proses pencairan masih berlangsung secara bertahap. 

Bagi KPM yang hingga awal Maret saldonya masih kosong, pencairan susulan masih berjalan dan dijadwalkan berlanjut hingga akhir Maret, bahkan berpotensi sampai April 2026.

Karena penyaluran dilakukan bertahap, tidak semua penerima menerima bantuan pada waktu yang sama. KPM yang belum menerima dana disarankan untuk memastikan status kepesertaan tetap aktif dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). 

Pengecekan dapat dilakukan melalui pendamping sosial setempat agar tidak terjadi kendala administrasi yang menghambat pencairan.

3. Klarifikasi Isu Bansos yang Belum Resmi

Di tengah banyaknya informasi yang beredar, terdapat beberapa kabar mengenai tambahan bantuan yang hingga saat ini belum memiliki pengumuman resmi. 

Salah satunya adalah isu bonus Rp400.000 bagi penerima BPNT pada tahun 2026. Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait pemberian bonus tersebut.

Selain itu, kabar mengenai BLT Mitigasi Risiko Pangan (Skesra) sebesar Rp900.000 juga belum memiliki kepastian apakah akan kembali disalurkan pada tahun 2026.

Begitu pula dengan bantuan rice cooker atau magicom, yang statusnya masih belum diumumkan secara resmi. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dalam menerima informasi dan tidak mudah mempercayai kabar yang belum memiliki dasar kebijakan yang jelas.

“Jadi bisa dipastikan untuk bantuan Magicom ini masih ngambang dan belum bisa juga dipastikan akan cair atau tidak,” ucap narator dalam kanal Youtube Pendamping Sosial.

4. Bantuan Khusus Wilayah: PKH Plus

Terdapat pula bantuan PKH Plus sebesar Rp500.000 yang saat ini sedang dalam proses pencairan tahap pertama. 

Namun, bantuan ini hanya berlaku untuk wilayah Jawa Timur karena bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), bukan dari anggaran pemerintah pusat. 

Bantuan tersebut diberikan kepada KPM yang memenuhi kriteria tertentu sesuai ketentuan daerah setempat.***

Editor : Eli Kustiyawati
#kpm #bansos #pencairan bantuan sosial