Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Selain Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Maret 2026, Kemensos Sebut Program Ini Tunjukkan Tren Positif

Asep Suhendar • Selasa, 3 Maret 2026 | 20:07 WIB

Ilustrasi KPM bansos reguler yang anaknya masuk ke Sekolah Rakyat.
Ilustrasi KPM bansos reguler yang anaknya masuk ke Sekolah Rakyat.

RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial atau bansos di awal Maret 2026 telah mencapai progres yang cukup positif. 

Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Mensos Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa penyaluran bansos reguler telah mencapai 90 persen. 

Selain bansos seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Kemensos juga mengkonfirmasi ada program lain yang mengalami perkembangan positif. 

Ya, Sekolah Rakyat, program yang dikelola oleh Kemensos tersebut kini kembali disiapkan untuk menjangkau 30 ribu siswa di seluruh Indonesia. 

Sedangkan untuk angkatan sebelum yaitu sebanyak 16 ribu siswa, sehingga total siswa di Sekolah Rakyat ini akan mencapai sekitar Rp46 ribu. 

Mensos menegaskan bahwa Sekolah Rakyat ini harus tepat sasaran seperti halnya bansos yang menyasar masyarakat miskin ekstrim hingga rentan. 

Oleh karena itu, Saifullah Yusuf mengatakan tidak boleh ada tindakan yang melanggar aturan dalam pelaksanaan Sekolah Rakyat di tahun 2026 ini. 

 “Tidak boleh ada titipan, kongkalikong, dan tidak boleh ada bayar-membayar. Karena yang bisa sekolah di sini adalah keluarga yang berada di desil 1 atau 2 (DTSEN) setelah melalui proses asesmen,” jelas Syaifullah Yusuf, dikutip dari lama resmi Kemensos, Selasa, 3 Maret 2026. 

Selain menjaga secara ketat terkait murid yang berhak mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat, Kemensos juga terus menambah bangunan permain untuk program tersebut. 

Sampai saat ini gedung permanen Sekolah Rakyat telah mencapai 104 titik yang terletak di berbagai daerah di Indonesia.

Setiap sekolah dirancang untuk bisa menampung 1000 siswa mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). 

Kualitas bangunan dan tenaga pendidik yang disiapkan juga tidak main-main, hal itu dimaksudkan agar Sekolah Rakyat bisa mencetak siswa-siswi yang berprestasi. 

 “Ini cukup menggembirakan dan saya berharap kepala sekolah dan tenaga kependidikan bisa mempertahankan capaian yang sudah kita dapat dan harus kita lakukan peningkatan lebih banyak lagi,” tandas Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.***

Editor : Asep Suhendar
#Sekolah Rakyat #kemensos #bansos