Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jika Desil Bansos Anda Salah, Begini 5 Langkah Mengubahnya untuk Bisa Mendapat Bantuan Sebelum Terlambat

Eli Kustiyawati • Rabu, 4 Maret 2026 | 09:09 WIB

Ilustrasi aplikasi Cek Bansos
Ilustrasi aplikasi Cek Bansos

RADAR BOGOR - Jika Anda merasa layak mendapatkan bantuan sosial atau bansos seperti PKH, BPNT, atau BPJS Kesehatan gratis, tetapi nama tidak kunjung muncul sebagai penerima?

Bisa jadi masalahnya ada pada desil sosial ekonomi yang tercatat lebih tinggi dari kondisi yang sebenarnya.

Kabar baiknya: ada cara untuk memperbaikinya. Dan tahun 2026 ini adalah saat yang paling tepat untuk bertindak. Berikut panduan lengkapnya dilansir dari YouTube Ach Haris Efendy.

Langkah 1: Cek Dulu Desil Anda Lewat Aplikasi Cek Bansos

Sebelum mengambil langkah apa pun, Anda perlu tahu terlebih dahulu di desil berapa nama Anda tercatat. Caranya:

Jika desil tercatat di angka 6 hingga 10, sementara kondisi ekonomi jauh dari kata sejahtera, maka Anda perlu segera mengambil tindakan.

Langkah 2: Ajukan Pembaruan Melalui Aplikasi Cek Bansos

Aplikasi Cek Bansos kini sudah dilengkapi fitur pembaruan data sosial ekonomi. Ini cara paling praktis dan bisa dilakukan kapan saja tanpa harus keluar rumah:

Langkah 3: Datangi Kantor Desa atau Kelurahan

Jika Anda kurang nyaman dengan proses digital, datangi langsung kantor desa atau kelurahan setempat.

Petugas di sana akan membantu memasukkan data sosial ekonomi Anda ke dalam sistem DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional).

Bawa dokumen pendukung seperti KTP, KK, dan bila perlu bukti kondisi ekonomi Anda.

Langkah 4: Manfaatkan Survei Ground Checking PBIJK (Maret–April 2026)

Ini adalah salah satu kesempatan emas yang jangan sampai Anda lewatkan.

Petugas dari Kementerian Sosial akan mendatangi rumah warga untuk memverifikasi data sosial ekonomi, terutama terkait kepesertaan BPJS Kesehatan gratis.

Tips saat petugas datang:

Sambut dengan baik dan sampaikan kondisi ekonomi Anda sejujurnya.

Sebutkan apa yang Anda miliki dan tidak miliki: jenis lantai rumah, dinding, pendapatan bulanan, kendaraan, dan lain-lain.

Biarkan petugas yang menginput data ke sistem, pastikan semua informasi tercatat dengan benar.

Langkah 5: Ikuti Sensus Ekonomi BPS (Mei–Juli 2026)

Sensus Ekonomi hanya dilakukan 10 tahun sekali dan ini adalah momen langka! Setelah terakhir digelar pada 2016, BPS akan kembali menjalankan sensus ini pada pertengahan 2026 dengan melibatkan petugas lapangan yang akan mengunjungi setiap rumah tangga.

Ini bukan sekadar kegiatan statistik biasa - data yang dikumpulkan BPS berpotensi memengaruhi pembaruan desil sosial ekonomi Anda.

Pastikan Anda ada di rumah saat petugas datang dan berikan informasi yang akurat.

Hal Penting yang Harus Dihindari

Selain langkah-langkah di atas, ada satu hal krusial yang wajib Anda perhatikan agar desil Anda tidak "naik" tanpa alasan:

Jangan pinjamkan KTP atau KK Anda untuk pembelian kendaraan bermotor mahal (di atas Rp 30 juta), tanah, atau pinjaman online milik orang lain.

Meskipun yang membeli adalah orang lain, aset tersebut akan tercatat atas nama Anda di sistem kependudukan dan otomatis meningkatkan desil Anda.

Hal ini bisa membuat Anda kehilangan hak menerima bansos meski kondisi ekonomi Anda sesungguhnya masih jauh dari sejahtera.

Kapan Waktu Terbaik untuk Bertindak?

Sekarang. Pembaruan desil bisa dilakukan kapan saja melalui aplikasi Cek Bansos atau kantor desa.

Namun jika ingin memanfaatkan momen survei langsung dari petugas pemerintah, jangan lewatkan rentang waktu Maret hingga Juli 2026.

Ingat: bansos dirancang untuk mereka yang paling membutuhkan. Jika Anda termasuk dalam kategori tersebut tetapi belum terdaftar, inilah saat yang tepat untuk memperjuangkan hak Anda melalui jalur yang benar dan resmi.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bantuan sosial #bpnt #Desil #bansos #bpjs kesehatan #sosial ekonomi #pkh