Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kabar Terbaru, THR Mulai Dibagikan Secara Mandiri di Desa Ini Berdasarkan KK Penerima Bansos, Simak Selengkapnya

Mutia Tresna Syabania • Kamis, 5 Maret 2026 | 16:31 WIB

Ilustrasi penyaluran bansos mandiri
Ilustrasi penyaluran bansos mandiri

RADAR BOGOR - Melalui pengumuman paket stimulus ekonomi terbaru, pemerintah memastikan distribusi tunjangan dan bantuan sosial (bansos) dilakukan lebih awal guna memastikan perayaan Idulfitri berjalan tanpa kendala finansial bagi masyarakat.

Dikutip dari Youtube Info Bansos, rangkaian kebijakan ini mencakup peningkatan anggaran sektor publik, perlindungan pekerja kemitraan, hingga inspirasi kemandirian ekonomi dari tingkat desa.

1. THR ASN 2026: Alokasi Fantastis Rp55 Triliun

Kabar yang paling dinantikan oleh para aparatur negara adalah kepastian Tunjangan Hari Raya (THR). 

Pemerintah secara resmi menaikkan anggaran THR sebesar 10% dibandingkan tahun sebelumnya.

Total Anggaran: Rp55 triliun (naik dari Rp49 triliun pada 2025).

Rincian Distribusi:

• ASN Pusat, TNI, dan Polri: Rp22,2 triliun untuk 2,4 juta personel.

• ASN Daerah: Rp20,2 triliun untuk 4,3 juta pegawai.

• Pensiunan: Rp12,7 triliun untuk 3,8 juta penerima.

Jadwal penyaluran dimulai secara bertahap sejak pekan ini langsung ke rekening masing-masing penerima.

2. Terobosan Baru: Bonus Hari Raya (BHR) bagi Driver Ojol dan Kurir

Sektor transportasi daring mendapatkan perlindungan hukum melalui SE Kemenaker Nomor M/4/HK.04.00/3/2026. 

Tahun ini, nilai total penyaluran BHR bagi mitra pengemudi meningkat dua kali lipat.

Total Dana: Rp220 miliar untuk sekitar 850.000 mitra.

Ketentuan Utama: Mitra harus terdaftar minimal 12 bulan terakhir.

Besaran bonus minimal 25% dari rata-rata pendapatan bersih bulanan selama setahun terakhir.

Wajib dibayarkan dalam bentuk uang tunai paling lambat H-7 Idul Fitri.

"Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk THR ASN, meningkat 10% dari tahun lalu. Selain itu, kami juga memberikan paket pangan senilai Rp14,9 triliun berupa 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng untuk 35,04 juta keluarga. Langkah ini didukung kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada tanggal 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret guna mengoptimalkan mobilitas dan konsumsi masyarakat," ujar Menko Airlangga Hartarto dalam laman Kemenko Perekonomian RI. 

3. Stimulus Ketahanan Pangan dan Subsidi Mudik

Untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasar, pemerintah meluncurkan paket stimulus senilai total belasan triliun rupiah:

• Bantuan Pangan: Distribusi beras dan minyak goreng murah menyasar 35 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

• Subsidi Transportasi: Alokasi Rp911,16 miliar untuk diskon tiket mudik di berbagai moda transportasi guna meringankan beban masyarakat yang pulang kampung.

4. Inspirasi Desa Mandiri: THR Tunai di Desa Berjo

Sebuah aksi nyata ditunjukkan oleh Pemerintah Desa Berjo, Karanganyar. 

Melalui pengelolaan unit usaha desa (BUMDes) yang sukses, desa ini mampu membagikan THR secara mandiri kepada warganya.

Pencapaian: Sebanyak 1.446 Kepala Keluarga (KK) menerima Rp500.000 per KK.

Total Anggaran: Rp723 juta yang murni bersumber dari potensi pendapatan asli desa.

Tambahan: BLT senilai Rp600.000 per tahun juga disalurkan bagi 275 keluarga sasaran di desa tersebut.

Gelombang bantuan yang cair serentak di pertengahan Maret 2026 ini diharapkan menjadi bantalan ekonomi yang kuat. 

Masyarakat diimbau untuk menggunakan dana bantuan ini secara bijak, dengan memprioritaskan kebutuhan pokok keluarga dibandingkan perilaku konsumtif.***

Editor : Eli Kustiyawati
#stimulus ekonomi #perlindungan pekerja #bansos #thr