RADAR BOGOR - Menjelang Hari Raya Idul Fitri atau lebaran tahun 2026, pemerintah dikabarkan akan menyalurkan beberapa jenis bantuan sosial (bansos).
Bansos yang akan disalurkan di hari kemenangan bagi umat islam ini mencakup bantuan reguler seperti PKH dan BPNT, dan ada pula bantuan tambahan yang lain.
Lantas, bansos apa saja yang siap untuk disalurkan menjelang lebaran tahun ini? Berikut penjelsannya.
Dilansir dari kanal Youtube Info Bansos, sedikitya ada empat jenis bantuan sosial yang akan disalurkan, yaitu sebagai berikut:
1. Bansos PKH
Program keluarga Harapan (PKH) merupakan bansos reguler yang telah disalurkan pemerintah secara bertahap, termasuk bagi mereka yang tinggal di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) Indonesia.
Proses penyaluran bansos ini dilakukan mealui bank Himabara dan PT Pos Indonesia, terutama bagi Keluraga Penerima Manfaat (KPM) yang berada di wilayah 3T tersebut.
Dana PKH bisa digunakan untuk mebeli kebutuhan pangan, kebutuhan pendidikan, hingga biaya kesehatan, terutama bagi masyarakat yang masuk ke dalam kategori komponen lansia.
Adapun komponen dari bansos regueler yang satu ini yaitu meliputi lansia, ibu hamil, balita, anak sekolah, hingga penyandang disabilitas yang tidak semua kategori mendapatkan nominal bantuan yang sama.
2. BPNT
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) juga merupakan bansos reguler yang secara bertahap mulai diberikan kepada KPM di berbagai wilayah Indonesia jelang lebaran tahun ini.
Nominal dari bansos yang satu ini yaitu sebesar Rp600 ribu untuk tiga bulan sekaligus, meliputi Januari, Februari, hingga Maret untuk tahap pertama di tahun 2026.
Dana bantuan yang sudah diterima bisa digunakan oleh KPM untuk membeli kebutuhan pangan seperti beras, minyak goreng, hingga lauk pauk untuk pemernuhan gizi anggota keluarga mereka.
3. Bantuan Pangan Tambahan
Selain dua bansos reguler di atas, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan tambahan menjelang hari raya Idulfitri tahun ini.
Bantuan tambahan yang diberikan meliputi beras sebanyak 20 kg ditambah empat liter minyak goreng. Bansos stimulus ini diharapkan bisa menjaga stabilitas pangan nasonal.
Setiap penerima manfaat bisa mengambil bansos ini sesuai lokasi yang telah ditentuka dalam surat undangan resmi yang mereka terima.
4. Bantuan PIP
Program Indonesia Pintar (PIP) juga dikabarkan telah bertahap diberikan menjelang akhir Ramadhan tahun 2026 ini.
Bantuan pendidikan yang satu ini diberikan untuk jenjang TK, SD, SMP, SMA atau sederajat dengan nominal bantuan yang cukup bervariatif.
Dana PIP yang diterima masing-masing siswa bisa digunakan untuk membeli kebutuhan sekolah, mulai dari seragam, buku, hingga biaya transfortasi siswa bersangkutan.
Guna proses penyaluran bansos terutama bantuan reguler dan tambahan pangan tahun ini tepat sasaran, maka pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sebagaimana yang dijelaskan oleh Mensos, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menurutnya dengan hadirnya DTSEN ini diharapakan tidak ada lagi bansos yang tidak tepat sasarn.
“Saya berharap dengan adanya data yang semakin akurat, data yang semakin real-time, itu bisa membantu, bantuan-bantuan tidak hanya tepat sasaran, tapi lebih dari itu juga memberdayakan,” kata Gus Ipul, dikutip dari laman resmi kemensos, Kamis, 5 Maret 2026.***
Editor : Asep Suhendar