Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jika Ada Bansos yang Tidak Tepat Sasaran, KPM Bisa Laporkan dengan Cara Berikut Ini

Eli Kustiyawati • Kamis, 5 Maret 2026 | 20:23 WIB

Ilustrasi aplikasi cek bansos untuk usul dan sanggah
Ilustrasi aplikasi cek bansos untuk usul dan sanggah

RADAR BOGOR - Banyak masyarakat yang masih mempertanyakan apakah penyaluran bantuan sosial (bansos) sudah benar-benar tepat sasaran.

Pertanyaan ini wajar, karena di lapangan masih sering ditemukan cerita tentang penerima bansos yang kondisi ekonominya sudah cukup baik, sementara yang benar-benar kesulitan justru belum mendapatkan bantuan.

Kabar baiknya, dilansir dari YouTube Ach Haris Efendy, sekarang siapa pun bisa mengecek sendiri status penerima bansos hanya dengan bermodal HP dan koneksi internet. Tidak perlu repot-repot datang ke kantor atau bertanya ke sana-sini.

Faktanya, Data Sudah Mulai Berubah

Di tahun 2026 ini, data penerima bansos PKH dan BPNT memang sudah mengalami banyak perubahan.

Ada penerima lama yang kini sudah tidak lagi mendapatkan bantuan karena kondisi ekonominya dinilai sudah membaik, misalnya sudah punya kendaraan, rumah, atau lahan.

Di sisi lain, ada juga warga yang sebelumnya belum pernah menerima bantuan sejak 2024–2025, kini justru masuk sebagai penerima baru.

Perubahan ini terjadi karena pemerintah sudah menggunakan sistem pendataan yang lebih canggih, yaitu Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Sistem ini secara otomatis memperbarui tingkat kesejahteraan setiap warga berdasarkan data yang ada, sehingga siapa yang layak dan tidak layak menerima bansos bisa terdeteksi lebih akurat.

Cara Cek Status Penerima Bansos

Untuk mengecek apakah seseorang masih aktif menerima bansos atau sudah tidak, caranya sangat mudah.

Cukup buka situs cekbansos.kemensos.go.id di browser HP atau komputer, lalu masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) orang yang ingin dicek.

Sistem akan langsung menampilkan apakah bantuan tersebut masih cair atau sudah tidak aktif.

Selain lewat website, bisa juga menggunakan aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Google Play Store. Cara pakainya kurang lebih sama, tinggal masukkan NIK dan hasilnya langsung keluar.

Kalau tidak tahu NIK seseorang, bisa ditanyakan langsung ke yang bersangkutan, atau bisa minta bantuan RT setempat yang biasanya memiliki data kependudukan warganya.

Kalau Ternyata Masih Dapat Padahal Sudah Mampu, Gimana?

Jika setelah dicek ternyata seseorang masih tercatat sebagai penerima aktif padahal kondisi ekonominya sudah jauh lebih baik, masyarakat bisa melaporkannya. Ada dua cara yang bisa dipilih.

Pertama, lewat aplikasi Cek Bansos. Di dalam aplikasi itu ada fitur untuk menyampaikan sanggahan atau laporan. Cukup isi data yang diminta dan kirimkan.

Kedua, bisa juga langsung datang ke kantor desa atau kelurahan dan menyampaikan aduan secara langsung kepada petugas yang berwenang.

Bagaimana Kalau Sudah Tercoret tapi Masih Layak?

Bagi warga yang merasa kondisi ekonominya masih kurang mampu namun sudah tidak lagi menerima bansos, tidak perlu putus asa.

Ada jalur yang bisa ditempuh, yaitu mengajukan usul ulang melalui perangkat desa atau pendamping sosial di wilayah masing-masing.

Beberapa warga yang mencoba jalur ini di akhir 2025 berhasil kembali terdaftar sebagai penerima di tahun 2026.

Yang Perlu Diingat

Bantuan sosial memang bukan sesuatu yang bersifat permanen. Namanya juga bantuan, bukan penghasilan tetap.

Besaran dan penerimanya bisa berubah sesuai kondisi dan pembaruan data. Jadi kalau suatu saat tidak lagi menerima karena dinilai sudah sejahtera, itu artinya sistem sudah bekerja sebagaimana mestinya, supaya bantuan bisa dialihkan kepada yang lebih membutuhkan.

Sebaliknya, kalau ada yang merasa masih layak namun belum menerima, jangan ragu untuk mengajukan diri melalui perangkat desa.***

Editor : Eli Kustiyawati
#Penyaluran Bantuan Sosial #bansos #status penerima bansos