RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) kembali dilaporkan oleh sejumlah penerima manfaat pada Jumat, 6 Maret 2026.
Bantuan dengan nominal Rp600.000 tersebut masuk melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang terhubung dengan rekening Bank BNI. Beberapa penerima menyampaikan bahwa saldo bantuan sudah terlihat di rekening mereka sejak pagi hingga menjelang siang hari.
Informasi yang beredar yang dikutip dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel, menunjukkan bahwa dana tersebut merupakan pencairan susulan bagi sebagian penerima yang sebelumnya belum memperoleh BPNT pada tahap pertama. Berikut rincian laporan pencairan serta informasi penting terkait bantuan tersebut.
1. Bukti Pencairan dan Wilayah
Sejumlah penerima manfaat melaporkan bahwa saldo bantuan sudah masuk ke rekening KKS mereka pada pagi hingga siang hari.
Di wilayah Malang, Jawa Timur, seorang penerima menyampaikan bahwa saldo sebesar Rp600.000 sudah masuk pada pukul 10.53 WIB. Pencairan tersebut tercatat pada KKS yang diterbitkan pada tahun 2021.
“adanya saldo masuk sebesar Rp600.000 di kartu KKS Bank BNI pada tanggal 5 Maret 2026,” ucap narator melalui kanal Youtubenya.
Selain itu, laporan juga datang dari pemegang KKS baru yang diterbitkan pada tahun 2025 di wilayah Jawa Timur. Kelompok ini sebelumnya belum menerima pencairan pada tahap pertama, namun kini dilaporkan mulai mendapatkan dana bantuan.
Beberapa penerima lain juga melaporkan saldo masuk pada kisaran waktu sekitar pukul 11.01 WIB dan 11.08 WIB. Namun dalam laporan tersebut tidak disebutkan secara rinci lokasi wilayah penerimanya.
2. Status Bantuan yang Cair
Dana bantuan sebesar Rp600.000 yang masuk ke rekening KKS BNI disebut sebagai rapelan atau pencairan susulan. Bantuan ini ditujukan bagi penerima yang sebelumnya belum memperoleh BPNT tahap pertama atau yang status bantuannya sempat tertunda.
Pada sebagian penerima, kode transaksi yang muncul pada mutasi rekening atau notifikasi aplikasi perbankan tercatat sebagai “RPL Bansos PKH”. Meskipun demikian, dana yang masuk tersebut dikonfirmasi sebagai saldo bantuan BPNT.
Terdapat pula laporan dari beberapa penerima yang menyebutkan bahwa mereka masih menerima BPNT meskipun bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang sebelumnya diterima sudah tidak lagi tercatat dalam data penerima.
3. Informasi Penting Terkait Kelanjutan Bansos
Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait sistem penyaluran bantuan sosial saat ini.
Pertama, data penerima manfaat diperbarui secara berkala setiap tiga bulan. Dengan adanya pemutakhiran tersebut, status penerima bantuan dapat berubah sesuai hasil pembaruan data.
Kedua, bagi pemegang KKS yang sebelumnya melihat status pencairan di sistem sudah berubah menjadi SPM (Surat Perintah Membayar) atau sudah melakukan pengecekan rekening dalam beberapa hari terakhir, disarankan untuk kembali memeriksa saldo rekening secara berkala.
Ketiga, untuk pencairan bantuan pada tahap yang sudah lewat, perhatian saat ini lebi difokuskan pada penyaluran tahap berjalan serta pencairan susulan yang masih berlangsung.***
Editor : Asep Suhendar