Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM Mengaku Tiba-tiba Terima Pencairan Bansos, Status Penyaluran Bantuan Tahap 4 2025 Disorot

Siti Dewi Yanti • Sabtu, 7 Maret 2026 | 21:19 WIB

KPM mengaku menerima pencairan bansos tiba-tiba
KPM mengaku menerima pencairan bansos tiba-tiba

RADAR BOGOR - Kanal youtube PKH Tarik Sidoarjo mengatakan, salah satu Keluarga Penerima Manfat (KPM) mengaku bansos cair secara tiba-tiba.

Berdasarkan pengecekan yang dilakukan, KPM yang menerima pencairan bansos merupakan penerima manfaat yang sebelumnya memiliki status buka rekening kolektif (burekol) pada tahap 4 2025.

Kanal PKH Tarik Sidoarjo mengungkapkan, melakukan pengecekan pencairan bansos tahap 4 pada proses penyaluran bantuan tahap 1 2026.

"Bantuan tidak cair karena statusnya adalah burekol," ungkapnya.

Setelah melakukan pengecekan dan menerima laporan, pencairan bansos tahap 4 2025 kini statusnya sudah berhasil cek rekening.

Kanal PKH Tarik Sidoarjo menjelaskan, rekam jejak status KPM tersebut awalnya burekol, kemudian berhasil cek rekening dan sekarang sudah Standing Instruction (SI).

Perubahan status pencairan bansos tahap 4 2025 bisa terjadi tiba-tiba karena penambahan KPM Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH dan BPNT) by system.

"Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Intinya adalah satu keluar, satu masuk," jelas kanal PKH Tarik Sidoarjo.

Misalnya, di suatu daerah, ada 1.000 KPM PKH aktif dalam satu kecamatan dengan yang menunggu untuk masuk ada 10.000.

Jika KPM PKH aktif tidak keluar, maka 10.000 calon penerima tidak akan masuk.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) merupakan hal penting untuk bansos.

Dengan DTSEN yang akurat, bansos bisa lebih tepat sasaran dan pemberdayaan akan lebih efektif.

Editor : Siti Dewi Yanti
#pencairan bansos tahap 4 2025 #status pencairan bansos #Bansos cair