RADAR BOGOR - Beredar unggahan di media sosial yang menyebutkan, undangan beras dan minyak mulai dibagikan untuk daerah Tangerang Banten.
"Untuk daerah yang lainnya segera akan menyusul dalam waktu dekat," tulis unggahan tersebut.
Kanal youtube SJO TV Informasi mengungkapkan, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) memberikan komentar yang berbeda-beda.
"Kok beda-beda undangannya," tulis salah satu warganet di unggahan tersebut.
Warganet lainnya mengungkapkan, surat undangan yang diunggah merupakan bantuan pangan daerah, bukan dari Bulog.
"Dari komentar berikut menandakan bahwa ini sudah pernah mendapatkan bantuan pangan, dari Kemensos ataupun Bulog," Ujar kanal SJO TV Informasi.
KPM diminta untuk berhati-hati dengan unggahan yang ada di media sosial, tidak boleh langsung percaya.
Banyak KPM yang mengaku belum mendapatkan pendistribusian surat undangan pengambilan beras dan minyak.
Penerima manfaat bantuan pangan yang berasal Kebumen Jawa Tengah dan Cilacap Jawa Barat belum menerima surat undangan pembagian beras dan minyak goreng.
KPM asal Cimahi dan Garut Jawa Barat juga melaporkan, belum menerima surat undangan pembagian beras dan minyak.
Laporan KPM tersebut semakin mempertegas, surat undangan yang diunggah bukan dari Kemensos atau Bulog.
Sebagai informasi, setiap KPM akan mendapatkan 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng yang merupakan alokasi 2 bulan sekaligus, Februari dan Maret 2026.
Sementara itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyebutkan, akan mempercepat proses penyaluran bantuan beras dan minyak goreng.
Pencairan bansos pangan tidak mengalami penundaan dan akan segera disalurkan sesegera mungkin.
Editor : Siti Dewi Yanti