RADAR BOGOR - Pemerintah Indonesia terus mempersiapkan penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat, mulai dari periode saat ini hingga memasuki dan pasca hari raya Idul Fitri 1447 H.
Dilansir dari YouTube Diary Bansos, setidaknya ada lima jenis bantuan sosial yang kini sedang dalam proses penyaluran maupun persiapan pencairan, dengan nilai manfaat mulai dari Rp300.000 hingga jutaan rupiah, serta bantuan dalam bentuk barang.
Dasar Data Penerima: DTSEN
Seluruh bantuan sosial yang dikelola oleh berbagai kementerian kini mengacu pada satu basis data yang sama, yaitu Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Data ini mengklasifikasikan masyarakat ke dalam desil 1 hingga desil 10, di mana desil 1 merupakan kelompok paling tidak mampu.
Berdasarkan aturan terbaru Kementerian Sosial RI untuk tahun 2026, penerima PKH dan BPNT diwajibkan berada pada desil 1 hingga 4, sementara penerima KIS PBI harus berada di desil 1 hingga 5.
Bagi masyarakat yang dinilai layak menerima bantuan namun terklasifikasi di desil 6 ke atas, dapat mengajukan pembaruan data secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos atau melalui operator SIKS-NG di desa setempat.
Lima Bantuan Sosial yang Sedang Dipersiapkan
1. BLT Dana Desa (BLT Miskin Ekstrem)
Bantuan Langsung Tunai Dana Desa yang dikelola Kementerian Desa ini nilainya berkisar antara Rp300.000 hingga Rp900.000, tergantung jumlah bulan yang dicairkan sekaligus.
Pada tahun 2026, anggaran dana desa mengalami efisiensi sehingga kuota penerima kemungkinan lebih terbatas dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Sejumlah desa masih dalam proses Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk menetapkan calon penerima alokasi Januari–Maret 2026, sementara beberapa daerah lainnya sudah mulai menyalurkan.
2. PKH dan BPNT Susulan Tahap Pertama 2026
Dua program dari Kementerian Sosial ini umumnya disalurkan secara bersamaan. Hingga saat ini, progres penyaluran telah mencapai sekitar 90%.
Sekitar 3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru (terdiri dari 1 juta KPM PKH dan 2 juta KPM BPNT) masih dalam tahap pemrosesan di pihak penyalur, baik perbankan maupun PT Pos Indonesia.
Distribusi kartu KKS dan buku tabungan juga masih berlangsung di beberapa wilayah.
3. PIP (Program Indonesia Pintar) 2026
Bantuan untuk peserta didik ini disalurkan dalam beberapa gelombang. Gelombang pertama dijadwalkan pada Februari hingga April 2026.
Karena Februari telah berlalu, pencairan yang tersisa diperkirakan berlangsung pada Maret hingga April mendatang.
Selain itu, pemerintah juga memperluas cakupan PIP ke jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), menyasar 888.000 siswa dengan nilai bantuan Rp450.000 per tahun.
Untuk jenjang TK, penyaluran diprediksi dilakukan pada Mei hingga Juni 2026.
4. Bantuan Pangan (Beras + Minyak Goreng)
Badan Pangan Nasional (Bapanas) sedang mempersiapkan penyaluran bantuan pangan berupa beras 10 kg dan minyak goreng 2 liter per bulan, dengan alokasi dua bulan sekaligus (Februari–Maret), sehingga total yang diterima adalah 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.
Bantuan ini menyasar keluarga di desil 1 hingga 4 dalam DTSEN. Mengingat hari raya semakin dekat, Bapanas berupaya mempercepat distribusi dengan tetap memastikan kesiapan teknis penyaluran.
5. Bantuan Pasca Bencana
Kementerian Sosial juga terus menyalurkan bantuan tunai bagi korban bencana alam di wilayah Sumatera dan sekitarnya.
Besaran bantuan mencapai Rp8 juta per keluarga, disalurkan melalui PT Pos Indonesia.
Sebagian keluarga terdampak telah menerima bantuan ini, namun penyaluran masih terus berlangsung untuk menjangkau keluarga yang belum tersentuh.
Harapan Penyaluran Tepat Sasaran
Pemerintah diharapkan dapat menyalurkan semua bantuan sosial tersebut secara aman, tepat waktu, dan tepat sasaran, khususnya sebelum dan setelah hari raya Idul Fitri 2026.
Masyarakat yang merasa berhak namun belum terdaftar sebagai penerima diimbau untuk segera melakukan pengecekan dan pembaruan data melalui kanal resmi yang tersedia.***
Editor : Eli Kustiyawati