RADAR BOGOR - Bansos Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH dan BPNT) tahap 1 2026 susulan masih terus cair.
Kanal youtube Klik Bansos menyebutkan, lima banttuan tambahan juga ikut cair di bulan Ramadan 2026 hingga menjelang lebaran Idul Fitri pada Maret 2026.
Bansos pertama yang cair adalah bantuan Atensi Yapi yang berfokus membantu anak-anak yatim piatu, anak yatim atau anak piatu yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pemerintah berharap bisa melindungi sekaligus memberdayakan anak yang kehilangan orang tuanya agar bisa mendapatkan kehidupan yang layak dan memperoleh kesempatan belajar.
Besaran bantuan Atensi Yapi berkisar antara Rp200.000 per bulan engan pencairan di bulan Februari Maret 2026 alokasi Januari Februari Maret 2026 melalui Bank Mandiri dan PT Pos Indonesia.
Selanjutnya bansos kedua adalah bantuan Pendidikan Indonesia Pintar (PIP) termin ketiga.
Bagi KPM yang memiliki anak sekolah dari tingkat SD hingga SMA atau sederajat yang sebelumnya sudah melakukan aktivasi rekening sebelum tanggal 28 Februari 2026.
Penerima manfaat yang sudah memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau buku tabungan pelajar, silakan cek saldo untuk pencairan PIP tahun anggaran 2025.
Besaran bantuan adalah Rp450.000 untuk SD, Rp750.000 untuk SMP atau derajat, dan Rp1,8 juta untuk tingkat SMA atau sederajat.
Kemudian, bansos ketiga dan keempat adalah PKH dan BPNT yang progres pencairannya sudah di atas 80% yang artinya tinggal kurang dari 20% yang belum cair.
Bagi 3 juta KPM Baru yang belum menerima pencairan susulan, bisa menghubungi para pendamping PKH untuk melihat kejelasan status.
Bansos kelima adalah Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBIJK) yang disalurkan dalam bentuk fasilitas kesehatan gratis di Puskesmas atau rumah sakit.
Selanjutnya bansos keenam adalah bantuan beras 10 kg dan minyak goreng 2 liter yang akan dicairkan di bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.
Jadi bantuan beras 10 kg plus minyak goreng 4 L ini menyasar kepada 35 juta KPM termasuk penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesra Rp900.000.
Sekitar 35 juta KPM akan mendapatkan surat undangan pencairan bantuan beras 20 kg plus minyak goreng 4 liter alokasi 2 bulan.
"KPM harus mencairkan bantuan sesuai dengan hari dan tanggal sesuai surat undangan tersebut," ungkap kanal Klik Bansos.
Apabila setelah 5 hari, bantuan tidak diambil, maka bansos dinyatakan hangus dan diserahkan kepada penerima lain.
Terakhir, bansos ketujuh adalah Bantuan Langsung Tunai (BLT0 Dana Desa yang dicairkan di tahun 2026, menyasar masyarakat miskin ekstrem yang tinggal di desa dan bukan penerima bantuan PKH BPNT dan bantuan pemerintah lainnya.
Editor : Siti Dewi Yanti