RADAR BOGOR - Per hari ini, Selasa 10 Maret 2026, gelombang besar saldo bantuan sosial (Bansos) terpantau mulai mendarat di rekening para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Segera lakukan pengecekan saldo bansos secara berkala pada mesin ATM atau aplikasi Livin' by Mandiri, karena pemerintah tengah mengebut pencairan termin susulan agar masyarakat memiliki modal cukup untuk menyambut hari kemenangan.
Bagi KPM yang merasa jatah PKH-nya belum masuk pada bulan Februari lalu, inilah saat yang Anda tunggu. Pencairan yang terjadi per hari ini merupakan Termin Susulan PKH Tahap 1 2026.
Baca Juga: Tunjangan Profesi Guru Madrasah Tahun 2026 Bakal Segera Cair, Lulusan PPG 2025 Ikut Diprioritaskan
Kementerian Sosial melakukan validasi ulang terhadap data yang sempat tertunda karena masalah sinkronisasi perbankan di bulan sebelumnya.
Artinya, bagi KPM yang statusnya sudah SI (Standing Instruction) namun saldonya nol di bulan lalu, bantuan tersebut kini mulai ditransfer secara bertahap.
Penyaluran susulan ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada minggu ketiga Maret, sesaat sebelum libur panjang Lebaran dimulai.
Bantuan Pendidikan Hingga Kesehatan
Mengutip dari kanal YouTube Cek Bansos, berdasarkan laporan para KPM di media sosial, jumlah uang yang masuk sangat bergantung pada komponen anggota keluarga yang dimiliki.
Beberapa rincian nominal yang terpantau cair pagi ini antara lain:
1. Rp975.000: Alokasi untuk keluarga dengan satu anak balita dan satu anak sekolah dasar.
2. Rp1.126.500: Alokasi untuk komponen kesehatan lansia atau ibu hamil dengan tambahan komponen pendidikan.
3. Rp1.250.000: Nominal tertinggi yang dilaporkan masuk ke rekening beberapa KPM di wilayah Pulau Jawa pagi ini.
Sementara itu, Masyarakat diimbau untuk ekstra waspada terhadap oknum yang menjanjikan kemudahan akses bantuan dengan imbalan tertentu, karena Kemensos memastikan praktik tersebut ilegal.
“Jika ada pihak yang meminta sejumlah uang dengan alasan mengurus data bansos, mengubah status kesejahteraan atau mempercepat proses bantuan, maka itu bukan bagian dari prosedur resmi,” terang video dalam postingan di akun instagram @kemensosri.
Update Nasib Bantuan Atensi YAPI
Di sisi lain, bagi para pengampu bantuan Atensi YAPI (Yatim Piatu), pantauan terbaru pada aplikasi SIKS-NG menunjukkan status alokasi Januari, Februari, dan Maret 2026 masih dalam tahap persiapan. Hingga detik ini, belum ada pembaharuan periode salur maupun data transaksi.
Baca Juga: Dishub Kabupaten Bogor Mulai Ramp Check Bus hingga Cek Kesehatan Sopir Jelang Mudik Lebaran 2026
Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi oleh informasi hoaks yang menyatakan Atensi YAPI sudah cair. Pemerintah masih memprioritaskan penyaluran bantuan pangan dan PKH reguler sebelum berlanjut ke bantuan spesifik seperti YAPI.
Untuk menghindari antrian panjang dan kerumunan di ATM yang sering terjadi menjelang Lebaran, KPM sangat disarankan untuk menggunakan layanan Mobile Banking.
Pastikan Anda tidak memberikan kode PIN kepada siapapun, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas sosial, demi keamanan dana bantuan Anda.***
Editor : Asep Suhendar