RADAR BOGOR - Kabar gembira bagi masyarakat Indonesia menjelang Idulfitri. Presiden Prabowo Subianto secara resmi menginstruksikan percepatan penyaluran tambahan bantuan pangan yang menyasar puluhan juta keluarga di seluruh pelosok negeri.
Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas ekonomi masyarakat tetap terjaga di tengah momentum mudik Lebaran 2026.
Dalam Sidang Kabinet yang digelar di Istana Negara pada Jumat 13 Maret 2026, Presiden Prabowo memberikan mandat khusus kepada Menteri Sosial.
Beliau menegaskan agar tambahan bantuan pangan bagi 35 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dapat berjalan tanpa kendala.
Bantuan ini difokuskan bagi masyarakat yang masuk dalam kategori ekonomi desil 1, 2, 3, dan 4.
Strategi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan bantalan sosial agar masyarakat dapat merayakan hari raya dengan lebih tenang dan nyaman.
Bukan Hanya Bansos, Diskon Mudik Besar-besaran Menanti
Selain fokus pada ketahanan pangan, Presiden juga memberikan kado bagi para pemudik. Beliau menginstruksikan Menteri Perhubungan untuk mengawal ketat kebijakan diskon tarif transportasi.
“Saya minta Menteri Perhubungan untuk memastikan ya bahwa kebijakan diskon harga bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, baik diskon tiket di pesawat, kereta api, kapal laut, dan jalan tol,” ujar Presiden Prabowo Subianto, mengutip dari YouTube Kemensos RI.
Pengamanan Ketat TNI dan Polri demi Kelancaran Arus Mudik
Guna menjamin keamanan, Panglima TNI dan Kapolri telah diperintahkan untuk mengerahkan seluruh sarana dan prasarana yang dimiliki.
Kolaborasi lintas institusi ini bertujuan untuk menciptakan arus mudik yang lancar, aman, dan minim hambatan di lapangan.
Pemerintah berkomitmen bahwa persiapan Lebaran tahun ini tidak hanya soal kelancaran jalanan, tetapi juga tentang isi dapur masyarakat agar tetap terpenuhi melalui bantuan sosial yang tepat sasaran.***
Editor : Eli Kustiyawati