RADAR BOGOR - Kabar terbaru seputar bantuan sosial (bansos) dari pemerintah kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Ada tiga informasi penting yang perlu diketahui, mulai dari status BPNT tahap keempat, data KPM baru yang sudah masuk SIKS-NG, hingga jadwal penyaluran bantuan pangan beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter.
Simak penjelasan perkembangan bansos lengkapnya berikut ini, dilansir dari YouTube Cek Bansos.
Status BPNT Tahap 4 Tahun 2025: Apakah Sudah SP?
Belakangan ini beredar kabar di media sosial bahwa BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) tahap keempat tahun 2025 sudah berstatus SP (Surat Perintah Pencairan).
Kabar ini langsung ramai diperbincangkan oleh para KPM yang masih menantikan pencairan bantuan sembako senilai Rp600.000 tersebut.
Namun berdasarkan hasil pengecekan langsung di sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) per tanggal 13 Maret 2026, faktanya adalah sebagai berikut:
Untuk KPM yang sudah mencairkan bantuan sembako Juli, Agustus, dan September 2025, statusnya sudah transaksi dengan nominal Rp600.000.
Sementara untuk periode Oktober, November, dan Desember 2025, statusnya masih strip pada kolom nominal dan berstatus "Berhasil Cek Rekening".
Begitu pula untuk periode Januari, Februari, dan Maret 2026, bagi KPM yang sudah mencairkan, statusnya sudah transaksi sebesar Rp600.000.
Yang menjadi perhatian adalah bagi KPM yang belum mencairkan BPNT tahap keempat, status di SIKS-NG saat ini masih "Berhasil Cek Rekening" dengan nominal masih strip.
Status "Berhasil Cek Rekening" menandakan bahwa data KPM dengan data perbankan sudah sinkron dan tidak ada masalah.
Namun nominal belum keluar karena belum adanya data bayar yang akan ditransaksikan oleh pihak perbankan, baik melalui Bank Mandiri, BRI, BNI, maupun BSI.
Dengan demikian, kabar yang menyebutkan BPNT tahap keempat sudah berstatus SP adalah tidak benar.
Status saat ini masih "Berhasil Cek Rekening" dan belum ada perintah pencairan resmi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Selain itu, kemungkinan pencairan BPNT tahap keempat dalam waktu dekat atau sebelum Lebaran Idul Fitri sangat kecil, mengingat sudah memasuki tenggang waktu penyaluran tahap 1 yang tinggal sekitar 14 hari kerja.
Hingga saat ini, Kementerian Sosial RI belum mengeluarkan kabar resmi, perintah resmi, maupun surat edaran resmi terkait kelanjutan penyaluran BPNT tahap keempat.
Kabar Gembira: Data KPM Baru Sudah Masuk SIKS-NG
Informasi menggembirakan datang bagi KPM yang sebelumnya menerima BLT Kesra di tahun 2025 dan baru pertama kali terdaftar sebagai penerima bantuan sosial di tahun 2026.
Nama-nama KPM baru ini sudah masuk ke dalam sistem SIKS-NG dan sudah bisa dilakukan pengecekan.
KPM baru tersebut sudah bisa mengecek status kepesertaannya melalui dua cara, yaitu dengan mendatangi operator DTKS di kantor kelurahan atau kantor desa setempat, atau dengan menghubungi pendamping sosial yang ada di wilayah masing-masing.
Berdasarkan data yang terlihat di SIKS-NG, salah satu contoh KPM baru adalah penerima BLT Kesra 2025 yang di tahun 2026 namanya terjaring untuk mendapatkan BPNT atau bantuan sembako senilai Rp600.000.
Data bayar KPM tersebut sudah keluar dan proses penyalurannya sudah ditentukan, salah satunya melalui PT Pos Indonesia.
Secara umum, penyaluran bantuan untuk KPM baru dilakukan melalui dua mekanisme, yaitu melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dengan proses BUKA (Buka Rekening Kolektif), dan melalui PT Pos Indonesia.
KPM yang awalnya disalurkan melalui PT Pos kemungkinan ke depannya akan beralih ke sistem perbankan.
Bagi para penerima BLT Kesra 2025 yang belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah sebelumnya, ada peluang untuk mendapatkan bantuan BPNT di tahun 2026.
Segera lakukan pengecekan ke operator DTKS atau pendamping sosial di wilayah masing-masing.
Jadwal Penyaluran Bantuan Pangan Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter
Proses penyaluran bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter terus berjalan secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia.
Penyaluran ini tidak dilakukan serentak, melainkan dijadwalkan oleh masing-masing kelurahan atau kecamatan di setiap daerah.
Per tanggal 13 Maret 2026, beberapa wilayah yang sudah mulai mendistribusikan bantuan pangan berikut surat undangannya antara lain:
- Kota Tegal - sudah menjadwalkan penyaluran bantuan pangan tahun 2026.
- Kabupaten Tanggamus, Lampung - sudah mulai mendistribusikan beras dan minyak goreng 4 liter.
- Banjar, Jawa Barat - sudah mulai ada penyaluran bantuan pangan.
- Magelang, Jawa Tengah - sudah ada KPM yang melaporkan menerima bantuan pangan.
- Purwokerto dan Purbalingga, Jawa Tengah - sudah ada pendistribusian bantuan pangan.
- Kabupaten Malang, Jawa Timur - sudah mulai mendistribusikan bantuan pangan.
Bagi KPM yang berada di Desil 1 hingga Desil 4, diharapkan untuk menunggu surat undangan dari kelurahan atau kecamatan setempat karena proses penyaluran masih terus berjalan secara bertahap di berbagai wilayah.
Kesimpulan
Pertama, kabar BPNT tahap 4 sudah SP adalah tidak benar. Status saat ini masih "Berhasil Cek Rekening" dan belum ada kepastian pencairan dari Kementerian Sosial RI.
Kedua, KPM baru penerima BLT Kesra 2025 sudah bisa mengecek status di SIKS-NG melalui operator DTKS kantor desa atau kelurahan dan pendamping sosial setempat.
Ketiga, penyaluran bantuan pangan beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter terus berlangsung secara bertahap di berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatera.
Selalu pastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi seperti Kementerian Sosial Republik Indonesia atau melalui pengecekan langsung di sistem SIKS-NG agar tidak terkecoh dengan informasi yang tidak valid.***
Editor : Eli Kustiyawati