RADAR BOGOR - Menjelang hari raya Idul Fitri 2026, banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menantikan informasi terbaru seputar penyaluran bantuan sosial (bansos).
Berikut adalah rangkuman informasi bansos terkini yang perlu diketahui oleh para penerima manfaat di seluruh Indonesia, dilansir dari YouTube Diary Bansos.
1. Penyaluran PKH dan BPNT Tahap Pertama Tahun 2026
Bantuan sosial PKH dan BPNT tahap pertama tahun 2026 untuk alokasi bulan Januari, Februari, dan Maret sudah tersalurkan sekitar 95%.
Sekitar 5% sisanya masih belum tersalurkan karena beberapa alasan, di antaranya:
- Masih dalam proses verifikasi rekening (cek rekening)
- Masih dalam proses penerbitan SPM hingga SP2D
- KPM merupakan penerima baru hasil penambahan atau penggenapan kuota
Pemerintah menargetkan 10 juta KPM untuk PKH dan 18,8 juta KPM untuk BPNT. Bagi KPM yang statusnya di sistem masih "berhasil cek rekening" atau "proses cek rekening", tidak perlu bolak-balik mengecek saldo di ATM atau agen bank.
Tunggu hingga statusnya berubah menjadi SP2D atau sudah selesai diproses.
Bagi KPM yang penyalurannya melalui PT Pos Indonesia namun belum mendapatkan jadwal pencairan, harap bersabar karena prosesnya membutuhkan waktu dan menunggu instruksi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.
2. Kapan Kartu KKS PKH dan BPNT Terisi Saldo Lagi?
Pertanyaan yang paling banyak ditanyakan adalah kapan kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) akan kembali terisi saldo bantuan PKH maupun BPNT.
Saldo bantuan tahap pertama umumnya masuk pada bulan Februari 2026, dengan sebagian kecil masuk di awal Maret 2026.
Untuk tahap kedua yang mencakup alokasi bulan April, Mei, dan Juni, penyalurannya diperkirakan akan dilakukan sekitar bulan Mei hingga Juni 2026.
Penyaluran tahap kedua ini tetap bergantung pada apakah KPM masih dinyatakan layak, masih berada di desil 1 hingga desil 4, dan masih memenuhi syarat penerima PKH yang bersifat bersyarat.
3. Perubahan Desil Penerima Bansos: Persiapkan Diri dari Sekarang
Untuk tahun 2026, acuan penerima bantuan sosial masih menggunakan desil 1 hingga desil 4.
Namun, proyeksi ke depan dari Kementerian Sosial menunjukkan akan ada perubahan kriteria menjadi desil 1 hingga desil 2 untuk tahun-tahun berikutnya.
Bagi KPM yang saat ini berada di desil 3 atau desil 4, disarankan untuk segera:
Mengajukan graduasi secara mandiri
Atau mengikuti program pemberdayaan melalui PPSE (Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi)
Pengajuan bisa dilakukan melalui pendamping sosial di daerah masing-masing. Untuk mengetahui posisi desil, KPM bisa mengeceknya secara mandiri melalui website resmi Kementerian Sosial di alamat: cekbansos.kemensos.go.id
Program graduasi ini sangat dianjurkan, terutama bagi KPM yang sudah memiliki rintisan usaha atau usaha yang sedang berjalan, agar bisa mendapatkan bantuan modal usaha sebagai pengganti bansos rutin.
4. Bantuan PIP (Program Indonesia Pintar) Gelombang Pertama 2026
Bagi keluarga penerima manfaat yang menantikan pencairan bantuan PIP, berikut jadwal perkiraannya:
- Gelombang 1: Februari hingga April 2026
- Gelombang 2: Juni hingga Agustus 2026
- Gelombang 3: Hingga akhir tahun 2026
Selain itu, pada bulan Mei hingga Juni 2026, akan ada penambahan penerima baru PIP untuk jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) dengan nominal bantuan sebesar Rp450.000 per tahun bagi sekitar 880.000 siswa di seluruh Indonesia.
Proses pengusulan dilakukan melalui sekolah masing-masing, di mana operator Dapodik akan menandai siswa yang layak menerima PIP.
Data kemudian akan dicocokkan dengan Data Terpadu Sosial (DTS) oleh Kementerian Pusat sebelum akhirnya bantuan disalurkan.
5. Bantuan Pangan Stimulus Ramadan: Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter
Bantuan pangan sebagai bagian dari stimulus Ramadan 2026 masih terus disalurkan secara bertahap per tanggal 13 Maret 2026.
Penyaluran telah menjangkau beberapa daerah, antara lain Kota Madiun, Kota Surakarta, dan Blora, Jawa Tengah.
Bantuan pangan ini berupa:
- Beras 20 kg
- Minyak goreng 4 liter
Penyaluran dilakukan secara bertahap dan tidak serempak karena mempertimbangkan ketersediaan armada distribusi serta kondisi medan di masing-masing daerah.
Bagi KPM yang sudah menerima surat undangan pengambilan bantuan pangan, segera ambil sesuai jadwal.
Apabila bantuan tidak diambil dalam 5 hari berturut-turut tanpa keterangan, maka bantuan tersebut akan dialihkan kepada penerima lain.
Kesimpulan
Menjelang Lebaran Idul Fitri 2026, penyaluran berbagai program bantuan sosial seperti PKH, BPNT, PIP, dan bantuan pangan stimulus Ramadan masih terus berjalan.
KPM diimbau untuk bersabar dan rajin memantau perkembangan status penyaluran melalui kanal resmi Kementerian Sosial.
Pastikan data kepesertaan selalu diperbarui dan segera lakukan graduasi mandiri jika sudah memiliki kemampuan ekonomi yang membaik, agar bantuan bisa tepat sasaran bagi yang benar-benar membutuhkan.***
Editor : Eli Kustiyawati