Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Perkembangan Terbaru Bansos 2026: BPNT Tahap 4 Belum Berstatus SI di SIKS-NG, Data KPM Baru Mulai Terlihat dan Bantuan Pangan Mulai Dibagikan

Ira Yulia Erfina • Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:10 WIB

Ilustrasi Kartu KKS
Ilustrasi Kartu KKS

RADAR BOGOR - Hingga pertengahan Maret 2026, terdapat sejumlah informasi penting terkait status Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 4 tahun 2025, kemunculan penerima baru pada tahun 2026, serta distribusi bantuan pangan di berbagai wilayah. 

Informasi ini menjadi penting karena banyak masyarakat yang masih menunggu kejelasan mengenai status bantuan sosial (bansos) yang tercatat dalam sistem pendataan sosial pemerintah.

1. Klarifikasi Status BPNT Tahap 4 Susulan Tahun 2025

Dilansir dari kanal Youtube Cek Bansos, di kalangan keluarga penerima manfaat sempat beredar informasi bahwa BPNT tahap keempat tahun 2025 telah berstatus Standing Instruction (SI), yang biasanya menandakan dana siap untuk disalurkan. 

Namun berdasarkan pengecekan pada sistem SIKS-NG per 13 Maret 2026, status tersebut belum ditemukan pada penerima yang sebelumnya belum mendapatkan bantuan tahap tersebut.

Data dalam sistem menunjukkan bahwa sebagian penerima masih berada pada status “Berhasil Cek Rekening”.

Kondisi ini menandakan bahwa proses sinkronisasi data antara pihak bank penyalur dengan dinas terkait telah berlangsung, tetapi belum terdapat instruksi pembayaran yang tercatat dalam sistem.

Hal tersebut terlihat dari kolom nominal bantuan yang masih kosong atau belum terisi.

Situasi ini juga terjadi pada saat penyaluran bantuan untuk tahap pertama tahun 2026 masih berjalan.

Dalam sistem administrasi bantuan sosial, proses pencairan biasanya mengikuti tahapan yang telah ditetapkan sehingga setiap tahap penyaluran memiliki jadwal dan mekanisme tersendiri.

2. Kemunculan KPM Baru dalam Data Tahun 2026

Selain perkembangan mengenai BPNT tahap 4 tahun 2025, data penerima bantuan pada tahun 2026 juga mulai menunjukkan pembaruan. 

Sejumlah nama penerima baru mulai tercatat dalam sistem SIKS-NG sebagai calon penerima bansos pada tahun ini.

Sebagian dari penerima baru tersebut sebelumnya tercatat sebagai penerima bantuan BLT Kesra pada tahun 2025.

Dalam data terbaru, beberapa di antaranya tercantum sebagai calon penerima bantuan BPNT atau bantuan sembako dengan nilai bantuan sebesar Rp600.000.

Penyaluran bantuan tersebut direncanakan melalui PT Pos sebagai salah satu mitra penyalur. 

Untuk memastikan status kepesertaan, masyarakat dapat melakukan pengecekan data melalui operator SIKS-NG di kantor desa atau kelurahan, maupun melalui pendamping sosial yang bertugas di wilayah masing-masing.

3. Penyaluran Bantuan Pangan Berupa Beras dan Minyak Goreng

Selain bantuan tunai dan sembako, terdapat juga program bantuan pangan yang disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk bahan pokok. 

Bantuan ini terdiri dari beras sebanyak 20 kilogram serta minyak goreng sebanyak 4 liter untuk setiap keluarga penerima.

Distribusi surat undangan terkait pengambilan bantuan tersebut mulai berlangsung di sejumlah wilayah di Indonesia.

Beberapa daerah yang telah melakukan pendistribusian atau penjadwalan penyaluran antara lain Kota Tegal, Magelang, Purwokerto, dan Purbalingga di Jawa Tengah.

“salah satu kota atau kabupaten yang akan kembali menyalurkan bantuan beras pangan ini di antaranya adalah Kota Tegal ya, di sini di tanggal 13 Maret 2026 hari ini alhamdulillah sudah menjadwalkan,” ungkap narator melalui kanal Youtubenya.

Di wilayah Jawa Barat, penyaluran tercatat mulai dijadwalkan di daerah Banjar, sementara di Jawa Timur berlangsung di Kabupaten Malang.

Di Pulau Sumatera, penyaluran juga tercatat di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.

Penyaluran bantuan pangan ini ditujukan bagi masyarakat yang termasuk dalam kelompok Desil 1 hingga Desil 4 dalam basis data kesejahteraan sosial.

Proses distribusi dilakukan secara bertahap melalui koordinasi pihak kelurahan maupun kecamatan sesuai jadwal yang telah disusun di masing-masing wilayah.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #penerima baru #bansos #bantuan pangan #Status bantuan sosial