RADAR BOGOR - Kabar gembira terkait pencairan bantuan sosial atau bansos kembali terdengar pada hari ini, Minggu, 15 Maret 2026.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dikabarkan ada yang menerima saldo masuk senilai Rp600 ribu ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang mereka miliki.
Lantas, bansos jenis apa telah masuk ke kartu rekeniing KKS yan dimiliki oleh penerima bantuan? Berikut penjelasannya.
Dilansir dari kanal Youtube Info Bansos, rupanya saldo tersebut berasal dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap pertama tahun 2026.
Bansos reguler yang satu ini memiliki nominal bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan. Tapi, proses penyalurannya dilakukan tiga bulan sekali, sehingga masing-masing KPM meneria Rp900 ribu.
Adapun periode penyaluran bantuan di tahap pertama itu sendiri yaitu mencakup Januari, Februari, hingga Maret tahun 2026.
Penerima bantuan yang telah mencairkan saldo bansos bisa menggunakannya dengan bijak untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka, terutama menyangkut pangan.
Sementara itu, bagi penerima bansos yang belum menerima saldo bantuan di KKS mereka, diimbau untuk melakukan pengecekan status keaktifan bansos terlebih dahulu.
Jangan lupa untuk mengecek saldo di kartu elektronik tersebut secara berkala, baik melalui agen atau mesin ATM bank penyalur (BNI, BRI, Mandiri, BTN, BSI).
Cara Cek Saldo Bansos Lewat Mesin ATM
Bagi masyarakat yang belum tahun cara mengecek saldo bansos di KKS melalui mesin ATM, silahkan mengikuti langkah-langkah berikit:
1. Datang ke ATM Terdekat
Silahkan untuk datang terlebih dahulu ke ATM bank penyalur dengan membawa kartu KKS yang kamu miliki.
2. Masukan KKS ke Lubang Khusus
Pada mesin ATM terdapat lubang khusus yang diguunakan untuk memasukan kartu ke mesin tersebut, dan selanjutnya akan dilakukan pemerosesan.
3. Masukan PIN
Silahkan measukan PIN KKS dengan benar dan jangan sampai ada keselahan dalam penginputan.
4. Pilih Bahasa. Pilih bahasa Indonesia agar mudah dipahami saat proses penegecekan saldo bansos.
5. Pilih menu "Informasi Rekening atau Cek Saldo" untuk melhat dana bansps sudah masuk atau belum.***
Editor : Asep Suhendar