RADAR BOGOR - Baru-baru ini, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dibuat kaget dengan adanya pencairan bansos Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH dan BPNT).
Sejumlah KPM mengaku telah menerima pencairan bansos PKH BPNT pada Sabtu, 15 Maret 2026.
Informasi ini menyebabkan kabar bansos tahap kedua sudah dicairkan sebelum lebaran beredar luas di jagat maya.
"Ini hoax ya," tegas kanal Pendamping PKH.
Bansos yang cair tersebut kemungkinan besar bantuan PKH BPNT tambahan atau komplementer dari peserta PKH murni atau BPNT murni.
Kanal Pendamping PKH mengecek riwayat bansos KPM yang menerima BPNT di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG).
"Riwayat bansos KPM masuk ke penerima BPNT," tambah kanal Pendamping PKH.
Sebaliknya, KPM yang mendapatkan BPNT di tahun-tahun sebelumnya, masuk menjadi peserta PKH atau terverifikasi sebagai penerima PKH tambahan.
Bagi penerima BLTS Kesra yang menjadi calon KPM Baru bansos PKH dan BPNT sedang proses buka rekening kolektif (burekol).
Namun, ada kemungkinan KPM di sejumlah wilayah sudah berhasil cek rekening dan dipastikan akan cair pada April 2026.
Ada kemungkinan besar, pencairan bansos tahap satu akan digabung dengan tahap kedua periode April, Mei, Juni 2026.
Sebagai informasi, 3 juta penerima PKH dan BPNT Baru diambil dari peserta PKH murni yang sebelumnya belum pernah mendapatkan bantuan BPNT, hanya mendapatkan bantuan PKH.
Oleh karenanya, bansos PKH BPNT tahap kedua belum dicairkan karena alokasi triwulan kedua dilaksanakan pada periode April, Mei, dan Juni.
"Tidak menutup kemungkinan akan disalurkan pada bulan Mei dan Juni, paling cepat itu di akhir bulan April," lanjut kanal Pendamping PKH.
Hal tersebut terjadi karena proses pencairan membutuhkan waktu untuk Surat Perintah Membayar (SPM) hingga Standing Instruction (SI).
Editor : Siti Dewi Yanti