Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pemerintah Guyur Bansos Rp14,15 Miliar bagi Kelompok Rentan Jelang Idul Fitri 1447 H

Kholikul Ihsan • Selasa, 17 Maret 2026 | 05:55 WIB

Ilustrasi KPM kelompok rentan mencairkan dana bansos jelang Idul Fitri
Ilustrasi KPM kelompok rentan mencairkan dana bansos jelang Idul Fitri

RADAR BOGOR - Masyarakat yang masuk dalam kategori kelompok rentan, mulai dari lansia tunggal hingga penyandang disabilitas, diminta untuk memastikan data kependudukannya telah tervalidasi oleh Dinas Sosial setempat. 

Saat ini, pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial dan pemerintah daerah tengah melakukan akselerasi pencairan dana bantuan tunai hingga miliaran rupiah untuk memastikan THR bagi warga miskin cair tepat waktu.

Sembako dan Alat Bantu Atensi Cair

Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priono, baru-baru ini menyerahkan bantuan secara langsung kepada ribuan KPM di Jawa Tengah, melansir dari kanal YouTube INFO BANSOS.

Fokus bantuan kali ini tidak hanya berupa sembako senilai total ratusan juta rupiah, tetapi juga bantuan ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial).

Bantuan ini meliputi nutrisi tambahan khusus lansia, kasur, hingga alat bantu dengar bagi warga yang membutuhkan di tingkat desa.

Bojonegoro Kucurkan Dana Jumbo bagi 8 Kelompok Rentan

Di tingkat daerah, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyalurkan dengan total anggaran Rp14,15 miliar pada Maret 2026. Bantuan ini menyasar kelompok-kelompok spesifik dengan nilai manfaat yang besar:

 - Anak Yatim Piatu: Menerima Rp1,5 juta per orang (Total 3.006 penerima).

 - Disabilitas Berat dan Penyakit Kronis: Menerima santunan tunai untuk biaya pengobatan dan nutrisi.

 - Lansia Tunggal dan Korban Kekerasan: Mendapatkan perlindungan sosial melalui dana tunai APBD.

Baca Juga: Daftar Bansos yang Masih Cair Menjelang Lebaran 2026: PKH Tahap 1, BPNT, BLT Dana Desa Rp900 Ribu hingga Bantuan Beras dan Minyak Goreng

Sementara itu, pihak Kementerian Sosial kembali menekankan pentingnya peran aktif publik dalam menjaga transparansi penyaluran bantuan.

“Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada terhadap praktik pungutan liar, serta berani melapor apabila menemukan indikasi penyimpangan,” terang video dalam unggahan akun instagram resmi @kemensosri.

Program Pemberdayaan Pasca Lebaran

Menariknya, pemerintah juga menyiapkan program pemberdayaan ekonomi agar KPM tidak hanya bergantung pada bansos.

Pelatihan keterampilan seperti kerajinan eceng gondok mulai digalakkan agar ibu-ibu produktif memiliki penghasilan tetap setelah masa Lebaran usai. 

Bagi warga yang merasa memenuhi kriteria namun belum terdaftar, segera ajukan diri melalui aplikasi Cek Bansos atau lapor ke operator desa.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bantuan atensi #kpm #sembako #thr #pencairan dana bantuan