RADAR BOGOR - Dalam unggahan terbaru YouTube Kemensos RI pada 17 Maret 2026, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera Tito Karnavian kembali mengunjungi Aceh.
Kunjungan kali ini dilakukan pada 16 Maret 2026 dalam rangka penyaluran bantuan penanganan korban bencana alam di Kabupaten Aceh Timur dengan nilai total lebih dari Rp100 miliar.
Rincian Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Timur
Bantuan yang disalurkan mencakup beberapa komponen, antara lain:
- Bantuan stimulan sosial ekonomi senilai Rp38.215 juta untuk 7.643 Kepala Keluarga (KK)
- Bantuan jaminan hidup senilai Rp8.921.850.000 untuk 28.831 jiwa
- Bantuan isi hunian senilai Rp22.929 juta untuk 7.643 KK
- Bantuan santunan ahli waris senilai Rp900 juta bagi 60 jiwa
- Santunan luka berat bagi 2 jiwa senilai Rp10 juta
Total Bantuan untuk Seluruh Provinsi Aceh
Secara keseluruhan, total bantuan yang dialokasikan untuk seluruh wilayah Provinsi Aceh mencapai Rp585.444.850.000.
Bantuan ini menyasar 45.416 Kepala Keluarga atau 164.531 jiwa yang terdampak bencana.
Sementara itu, jika digabungkan dengan bantuan untuk wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat, total bantuan bencana untuk ketiga provinsi tersebut mencapai Rp878.681.800.000.
Atensi Langsung dari Presiden Prabowo
Gus Ipul menegaskan bahwa langkah penyaluran bantuan ini merupakan atensi langsung dari Presiden Prabowo Subianto melalui Satgas Khusus, dengan tujuan memastikan bantuan tepat sasaran dan tepat jumlah tanpa ada potongan biaya pengiriman.
Akurasi data dijamin melalui mekanisme verifikasi berjenjang yang dimulai dari data awal BNPB, kemudian penyusunan data by name by address oleh kepala daerah, diperkuat oleh Polres dan Kejaksaan, hingga pemadanan data melalui Kementerian Dalam Negeri dan BPS sebelum akhirnya ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri.
Pemerintah menargetkan seluruh penyaluran bantuan tuntas sebelum Lebaran. Hingga saat ini, lebih dari Rp713 miliar telah berhasil disalurkan, sementara sisa sekitar Rp127 miliar masih dalam proses di Kementerian terkait.
Dorong Pemulihan Ekonomi Aceh
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan bahwa bantuan ini diharapkan dapat memicu pemulihan ekonomi Aceh.
Pasalnya, pertumbuhan ekonomi Aceh sempat mencatatkan angka minus 1,6% pada triwulan keempat tahun 2025.
Bantuan sosial ini diharapkan mampu memperkuat daya beli masyarakat yang terdampak.
Selain bantuan sosial, pemerintah juga mengucurkan tambahan transfer ke daerah untuk wilayah terdampak bencana di tiga provinsi tersebut sebesar Rp10,6 triliun guna mempercepat pemulihan infrastruktur.
Apresiasi dari Bupati Aceh Timur
Bupati Aceh Timur Iskandar Utsman Alfarlaki menyampaikan apresiasi atas keseriusan Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran kabinet dalam memberikan perhatian dan bantuan nyata kepada masyarakat yang terdampak bencana di wilayahnya.
Langkah pemerintah pusat ini diharapkan tidak hanya meringankan beban masyarakat dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi fondasi pemulihan ekonomi dan kehidupan sosial yang lebih baik bagi seluruh korban bencana di Aceh Timur khususnya, dan Provinsi Aceh pada umumnya.***
Editor : Eli Kustiyawati