RADAR BOGOR - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak serentak di berbagai wilayah Indonesia untuk memastikan masyarakat rentan mendapatkan perlindungan sosial yang layak.
Berdasarkan informasi dari YouTube Arfan Saputra Channel, penyaluran bansos ini menyasar mulai dari wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga ujung Sumatera.
Aksi Nyata Penyaluran Bansos di Kabupaten Bandung Barat
Melalui Sentra Wyata Guna Bandung, Kemensos menyalurkan bansos Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) di Kantor Bupati Kabupaten Bandung Barat dengan total nilai mencapai Rp484.456.393.
Bantuan ini menyasar penyandang disabilitas, anak-anak, lanjut usia, hingga kelompok rentan lainnya.
Rincian bansos di wilayah ini meliputi pemenuhan hidup layak sebesar Rp189.550.000, bantuan kewirausahaan sebesar Rp37.830.000, serta bantuan alat bantu aksesibilitas sebesar Rp257.076.393.
Kepala Sentra Wyata Guna Bandung, Feri Afrianto, menegaskan:
"Melalui program ATENSI, kami memastikan bantuan yang diberikan tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga mendorong kemandirian penerima manfaat agar mampu meningkatkan kesejahteraannya secara berkelanjutan," ujar dikutip dari website resmi Kementerian Sosial.
Baca Juga: Lebaran 2026 Sebentar Lagi, Jutaan Keluarga Mulai Terima Bansos PKH dan BPNT Tahap Awal 2026
Gerakan di Magelang: Bansos Sembako dan Alat Bantu
Sementara itu, di Kabupaten Magelang, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyalurkan bansos paket sembako dan bantuan atensi senilai Rp115 juta.
Bantuan mencakup tambahan nutrisi bagi lansia, kasur, hingga alat bantu dengar. Secara total, 1.400 keluarga di Magelang menerima manfaat dengan nilai mencapai Rp210 juta.
Pemulihan Pasca-Bencana di Aceh
Di sisi lain, Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersama Mendagri Tito Karnavian menyalurkan bantuan penanganan bencana di Aceh Timur dengan nilai fantastis, yakni lebih dari Rp100 miliar. Bantuan ini mencakup jaminan hidup bagi puluhan ribu jiwa, isi hunian, hingga santunan bagi ahli waris.
Penyaluran bansos secara masif di berbagai daerah ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah menjamin akurasi data melalui verifikasi berjenjang agar bantuan tepat sasaran dan diterima utuh tanpa potongan biaya.
Target utamanya adalah seluruh bantuan tuntas disalurkan sebelum hari raya Lebaran guna memperkuat daya beli masyarakat.***
Editor : Asep Suhendar