RADAR BOGOR - Menjelang lebaran 2026, pemerintah terus menyalurkan berbagai jenis bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang telah dinobatkan menjadi penerima manfaat.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di bulan ini hanya menerima bantuan reguler saja, melainkan ada bansos tambahan yang diberikan oleh pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos).
Lantas, bansos apa saja yang disalurkan pemerintah jelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini? Berikut penjelasan.
Dilansir dari kanal YouTube Info Bansos, Rabu, 18 Maret 2026, berikut sedikitnya tiga daftar bantuan sosial yang disalurkan pemerintah jelang lebaran:
1. Program Keluarga Harapan Tahap 1
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bansos reguler yang menyasar masyarakat miskin hingga rentan yang berada di desial satu sampai empat pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bantuan yang satu ini diperuntukkan bagi beberapa komponen, mulai dari lansia, ibu hamil, anak sekolah, hingga penyandang disabilitas yang memang layak mendapatkan bansos tersebut.
Setiap komponen akan menerima dana dengan nominal yang cukup beragam, mulai dari ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah per tahunnya.
2. Bantuan Pangan Non Tunai Tahap 1
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) juga merupakan bansos reguler yang diberikan guna meningkatkan daya beli masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka.
Nominal yang diberikan oleh pemerintah yaitu sebesar Rp600 ribu untuk penyaluran tiga bulan sekaligus, di tahap pertama meliputi bulan Januari, Februari, Maret 2026.
Baca Juga: Chelsea Dipermalukan di Stamford Bridge, PSG Unggul Telak 3-0, Agregat 8-2 di Liga Champions
Dana bantuan ini biasnya disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dipegang oleh KPM, ada juga yang didistribusikan lewat PT Pos Indonesia, terutama bagi mereka yang belum memiliki kartu elektronik tersebut atau berada di wilayah 3T Indonesia.
3. Bansos Pangan
Bantuan pangan juga diberikan pemerintah jelang lebaran 2026 ini, yaitu meliputi bansos beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter yang distribusikan secara langsung di setiap wilayah.
Bansos tambahan pangan ini diharapkan bisa menjaga stabilitas pangan nasional di tengah harga bahan pokok atau sembako kian meningkat.
Masyarakat yang menerima undangan bisa mengambil bansos tersebut di lokasi sesuai waktu yang telah ditentukan.
Biasnya bansos beras dan minyak goreng dibagikan di balai desa atau kelurahan, kantor kecamatan, hingga kantor Pos terdekat.
KPM yang akan menerima bansos di tahun ini jumlahnya mencapai jutaan jiwa yang tersebar di seluruh Indonesia.***
Editor : Asep Suhendar