RADAR BOGOR - Siapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) asli Anda sekarang! Kabar yang dinanti-nantikan jutaan masyarakat akhirnya tiba.
Pemerintah melalui lembaga terkait memulai distribusi besar-besaran bantuan pangan tambahan berupa bantuan beras dan minyak goreng mulai pertengahan Maret 2026.
Bantuan ini disalurkan sebagai bantalan ekonomi untuk meringankan beban masyarakat menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok yang biasanya meroket menjelang hari raya Idul Fitri.
Daftar Paket Bantuan
Melansir dari channel YouTube Pendamping Sosial, penyaluran bantuan tambahan ini merupakan stimulus di luar bantuan reguler (PKH/BPNT).
Mengingat kebutuhan dapur yang meningkat drastis saat Lebaran, pemerintah memberikan alokasi bantuan berupa:
• Beras Premium: Sebanyak 20 kilogram per KPM.
• Minyak Goreng Kemasan: Sebanyak 4 liter per KPM.
Stimulus ini merupakan upaya pemerintah untuk menekan angka inflasi pangan dan memastikan seluruh lapisan masyarakat.
Siapa Saja yang Masuk Daftar Penerima? Cek Kriteria Desil Anda
Tidak semua masyarakat mendapatkan bantuan pangan tambahan ini. Dengan kuota sekitar 35 juta penerima secara nasional, pemerintah menerapkan skala prioritas berdasarkan data kemiskinan ekstrem. Peluang terbesar jatuh kepada masyarakat yang berada di:
• Desil 1 dan 2: Kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.
• Desil 3 dan 4: Kelompok masyarakat hampir miskin yang sangat rentan terhadap guncangan ekonomi.
Jika Anda merasa berada di kelompok ekonomi ini namun belum mendapatkan informasi, segera hubungi pihak kelurahan atau cek daftar nama yang terpampang di papan pengumuman desa masing-masing.
Mekanisme Penyaluran
Penyaluran sudah mulai berjalan sejak tanggal 10 Maret 2026 dan akan terus dikebut hingga H-3 Lebaran. Harap diperhatikan bahwa distribusi dilakukan secara bertahap (tidak serentak di setiap daerah).
Tunggu surat undangan, pasalnya penyaluran biasanya dilakukan melalui kantor pos atau titik kumpul di balai desa dengan membawa surat undangan resmi.
Perlu dipahami KPM, jangan tergiur pungutan liar. Bantuan ini diberikan secara gratis tanpa potongan biaya apa pun.
Jika ada oknum yang meminta imbalan, segera laporkan kepada pihak berwajib atau pendamping sosial. Seperti yang disampaikan Kemensos melalui akun sosial media resminya.
“Setiap proses layanan, mulai dari pendaftaran pemutakhiran data hingga penyaluran bantuan sosial tidak dipungut biaya apapun,” jelas dalam video unggahan akun instagram @kemensosri.
Jangan sampai informasi ini terlewatkan. Pastikan data Anda valid agar bantuan pangan penting ini dapat segera mendarat di dapur Anda sebelum hari raya tiba.***
Editor : Eli Kustiyawati