RADAR BOGOR - Kabar menggembirakan datang bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos PKH BPNT di berbagai daerah.
Dilansir dari kanal YouTube Arfan Saputra Channel, mendekati Idul Fitri 2026, pencairan bansos PKH BPNT dari pemerintah kembali terjadi secara bertahap melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), khususnya dari Bank BNI dan Bank BRI.
Berdasarkan laporan terbaru dari para penerima, sejumlah bansos seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) telah mulai masuk ke rekening sejak tanggal 17 hingga 18 Maret 2026.
Bahkan, beberapa penerima mengaku terkejut saat mendapati saldo mereka tiba-tiba bertambah tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Salah satu laporan menyebutkan adanya pencairan sebesar Rp225.000 yang diperuntukkan bagi kategori anak sekolah dasar dalam program PKH.
Dana tersebut masuk ke rekening KKS Bank BNI pada 18 Maret 2026.
Meski nominalnya tidak besar, bantuan ini sangat berarti untuk mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak penerima manfaat.
Tak hanya itu, kabar lain juga menyebutkan pencairan BPNT untuk KKS baru yang mencapai Rp590.000.
Dana tersebut bahkan sudah bisa ditarik tunai pada pagi hari sekitar pukul 09.54 WIB di tanggal yang sama.
Hal ini menandakan bahwa distribusi bantuan tidak hanya menyasar penerima lama, tetapi juga mulai menjangkau KPM baru.
Menariknya, beberapa laporan menunjukkan nominal bantuan yang lebih besar.
Ada penerima yang mendapatkan saldo Rp600.000 hingga Rp950.000 dalam satu kali pencairan.
Bahkan, dalam kasus tertentu, tercatat saldo masuk hingga Rp1.500.000 yang merupakan akumulasi bantuan susulan.
Wilayah penyaluran pun cukup luas. Dari Banten, Karawang, Wonosobo, hingga Nganjuk, para penerima mengonfirmasi bahwa bantuan telah cair di daerah mereka.
Di Nganjuk, misalnya, pencairan BPNT susulan melalui Bank BRI sebesar Rp600.000 terjadi pada 17 Maret 2026.
Fenomena ini menunjukkan bahwa pencairan bansos saat ini masih berada dalam tahap susulan untuk triwulan pertama.
Pemerintah diketahui masih terus menyelesaikan distribusi kepada seluruh KPM, termasuk mereka yang baru terdaftar dan masih menunggu pembagian KKS.
Belum meratanya pencairan juga disebabkan oleh proses administrasi dan distribusi kartu yang masih berlangsung di beberapa wilayah.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap rutin mengecek saldo KKS masing-masing.
Dengan adanya pencairan bertahap ini, diharapkan seluruh penerima dapat segera merasakan manfaat bantuan, terutama dalam memenuhi kebutuhan selama bulan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga