RADAR BOGOR - Ramadhan tahun ini membawa kabar bahagia bagi jutaan masyarakat Indonesia. Bantuan sosial (bansos) dari pemerintah berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dilaporkan mulai cair di berbagai daerah secara bertahap.
Informasi pencairan ini ramai dibagikan oleh para penerima manfaat yang mengaku telah menerima saldo bansos PKH BPNT langsung ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka, khususnya melalui Bank BNI dan Bank BRI.
Dalam sejumlah laporan terbaru, disebutkan bahwa pencairan bansos PKH BPNT terjadi pada 17 dan 18 Maret 2026.
Salah satu penerima mengungkapkan bahwa dirinya menerima bantuan PKH sebesar Rp225.000 untuk kategori anak sekolah dasar. Dana tersebut masuk langsung ke rekening KKS Bank BNI.
Selain itu, pencairan BPNT juga menjadi sorotan. Untuk penerima KKS baru, bantuan sebesar Rp590.000 telah berhasil dicairkan dan bahkan sudah ditarik tunai pada pagi hari.
Hal ini menjadi bukti bahwa pemerintah terus memperluas jangkauan penerima bantuan.
Tak berhenti di situ, sejumlah penerima lain juga melaporkan nominal bantuan sebesar Rp600.000 yang masuk ke rekening mereka.
Bahkan, ada yang menerima hingga Rp950.000 dan Rp1.500.000, yang diduga merupakan pencairan susulan dari tahap sebelumnya.
Dilansir dari kanal YouTube Arfan Saputra Channel, wilayah penerima bantuan pun cukup beragam.
Mulai dari Banten, Karawang, hingga Wonosobo, masyarakat melaporkan bahwa dana bantuan telah masuk ke rekening mereka.
Di sisi lain, wilayah seperti Nganjuk juga mencatat pencairan BPNT melalui Bank BRI pada 17 Maret 2026.
Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa pencairan ini masih merupakan bagian dari tahap pertama yang belum sepenuhnya selesai.
Beberapa penerima baru masih harus menunggu proses distribusi KKS sebelum dapat menerima bantuan.
Kondisi ini menjelaskan mengapa pencairan belum merata di seluruh wilayah Indonesia.
Namun, dengan terus berjalannya proses penyaluran, diharapkan seluruh KPM dapat segera menerima hak mereka dalam waktu dekat.
Masyarakat diimbau untuk tetap bersabar dan rutin melakukan pengecekan saldo KKS masing-masing.
Ramadhan menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik, sehingga masyarakat dapat menjalani ibadah dengan lebih tenang dan kebutuhan pokok tetap terpenuhi.
Dengan berbagai laporan pencairan yang terus berdatangan, harapan akan pemerataan bantuan semakin besar.
Ramadhan kali ini pun menjadi lebih bermakna dengan hadirnya dukungan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga