RADAR BOGOR - Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dihimbau untuk segera melakukan pengecekan status kepesertaan melalui pendamping sosial atau aplikasi Cek Bansos mulai hari ini.
Pasca lebaran 2026, muncul kejutan berupa peluang pencairan bantuan sosial (Bansos) secara dobel atau ganda bagi golongan tertentu, seiring dengan pemutakhiran data pada sistem SIKS-NG yang mulai memasuki masa transisi ke Tahap 2.
Kabar gembira datang bagi KPM yang selama ini hanya terdaftar sebagai penerima satu jenis bantuan saja (PKH murni atau BPNT murni).
Berdasarkan pantauan terbaru, KPM yang berada dalam Desil 1, 2, 3, dan 4 memiliki peluang besar untuk mendapatkan bantuan ganda, dilansir dari kanal YouTube Ariawanagus.
Jika data Anda terbaca layak dan memenuhi kuota yang tersedia, KPM BPNT murni bisa mendapatkan tambahan bantuan PKH, begitu pula sebaliknya.
Pencairan ganda ini diprediksi akan terus mengalir melalui KKS Merah Putih maupun PT Pos Indonesia bagi KPM yang masuk dalam termin susulan.
Update SIKS-NG: Persiapan Menuju Tahap 2 (April-Juni)
Bagi masyarakat yang menantikan pencairan Bansos Tahap 2 untuk periode April, Mei, dan Juni 2026, harap bersabar. Saat ini status di sistem SIKS-NG terpantau masih menyelesaikan administrasi Tahap 1 (Januari-Maret).
Pemerintah biasanya akan mengeluarkan surat instruksi batas akhir pencairan Tahap 1 terlebih dahulu sebelum memulai proses verifikasi dan standing instruction (SI) untuk periode Tahap 2.
KPM disarankan untuk memastikan status di SIKS-NG tetap Layak agar bantuan tidak terhenti di periode berikutnya.
Distribusi Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter Masih Berlanjut
Bagi masyarakat yang belum menerima bantuan pangan stimulus, jangan khawatir. Penyaluran beras seberat 20 kg dan minyak goreng 4 liter (untuk alokasi Februari-Maret) masih terus diproses secara bertahap setelah Lebaran.
Distribusi ini diperkirakan akan berlangsung hingga awal April 2026 mengingat luasnya jangkauan wilayah pengiriman. Jika Anda sudah memegang surat undangan namun bantuan belum diterima, segera hubungi aparat desa atau kelurahan setempat.
Menegaskan komitmen pemerintah terhadap transparansi penyaluran bantuan, Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan peringatan keras kepada seluruh pihak terkait.
“Penting untuk dijadikan perhatian bersama, bantuan tidak boleh diperjualbelikan dipindahtangankan atau dipotong oleh pihak manapun,” tegas Menteri Sosial Saifullah Yusuf, mengutip dari instagram @kemensosri.
Apabila hingga hari ini saldo di kartu KKS Anda masih nol atau bantuan di PT Pos belum juga cair, langkah yang harus dilakukan adalah segera berkonsultasi dengan pendamping sosial.
Pastikan identitas Anda tidak ter-exclude (dikeluarkan) dari sistem karena masalah ketidaklayakan atau gagal dalam sinkronisasi data Dukcapil.
Pastikan data di Kartu Keluarga (KK) sudah padan agar bantuan yang menjadi hak Anda dapat segera diproses pencairannya.***
Editor : Asep Suhendar