KPM Segera Cek Rekening, 6 Bansos Cair Serentak Pasca Lebaran 2026: Bantuan Reguler hingga Tambahan
Kholikul Ihsan• Senin, 23 Maret 2026 | 20:00 WIB
Ilustrasi pendistribusian bansos kepada KPM.
RADAR BOGOR - Kabar gembira bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Perum Bulog dan PT Pos Indonesia resmi melanjutkan penyaluran berbagai bantuan sosial (Bansos) tepat setelah masa libur Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah usai.
Pemegang kartu KKS lama maupun baru, segera lakukan pengecekan saldo secara berkala di ATM Bank Himbara terdekat atau hubungi pendamping sosial desa masing-masing. Pasalnya, Pemerintah menghimbau agar dana bansos yang sudah masuk wajib ditarik 100 persen tanpa sisa.
Hal ini sangat krusial karena saldo bansos yang mengendap di rekening melewati ambang batas waktu tertentu berisiko besar ditarik kembali oleh Kemensos ke Kas Negara.
Mengutip dari kanal YouTube CEK BANSOS, penyaluran pertama yang menjadi prioritas adalah BPNT dan PKH Susulan Tahap 1. Bantuan ini ditujukan bagi KPM yang pada termin sebelum Lebaran kemarin belum sempat mencairkan dana karena kendala administrasi atau proses perbankan.
Jika status Anda di SIKS-NG sudah menunjukkan keterangan Berhasil Cek Rekening atau Standing Instruction (SI), maka dana dipastikan segera masuk ke saldo KKS Anda.
Bagi warga yang baru saja terjaring sebagai penerima manfaat di tahun 2026 (eks penerima BLT Kesra atau masuk desil 1-4), proses pencairan akan dilakukan melalui PT Pos Indonesia.
KPM dalam kategori ini diharapkan bersiap menunggu surat undangan resmi dari kantor pos atau perangkat desa setempat. Pencairan via kantor pos ini mencakup bantuan sembako (BPNT) dan komponen PKH sesuai dengan profil keluarga masing-masing.
Bansos Beras 10 Kg dan Minyak 4 Liter Diperpanjang
Salah satu bantuan yang paling dinanti oleh 35 juta penerima manfaat adalah bantuan pangan berupa Beras 10 kg dan Minyak Goreng 4 liter. Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengonfirmasi bahwa distribusi bantuan ini akan diperpanjang hingga akhir April 2026.
Jika Anda belum menerima jatah untuk periode ini, jangan khawatir, karena jadwal pendistribusian di setiap wilayah sedang dilakukan secara bertahap pasca libur nasional.
Kabar baik juga datang bagi penerima manfaat Atensi Yatim Piatu (YAPI). Alokasi untuk bulan Januari, Februari, dan Maret mulai diperbarui sistemnya.
Kemensos memastikan bahwa setelah Lebaran ini, proses verifikasi data untuk Atensi Yapi telah rampung dan siap disalurkan kepada anak-anak yang berhak menerima bantuan tunai tersebut.
Penting bagi seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk mengetahui bahwa pengajuan bantuan tidak dipungut biaya sepeser pun. Sebagaimana dijelaskan dalam akun sosial media Kemensos.
“Layanan bansos dan pemutakhiran data sepenuhnya gratis,” jelas video dalam unggahan akun instagram resmi @kemensosri.
Kementerian Sosial menekankan pentingnya transaksi segera bagi KPM yang bantuannya sudah cair. Monitoring penyaluran menunjukkan masih ada ribuan rekening yang saldonya sudah terisi namun belum ada aktivitas penarikan.
Pemerintah memberikan peringatan keras bahwa membiarkan saldo mengendap bisa dianggap sebagai indikasi bahwa KPM tersebut sudah mampu atau tidak lagi membutuhkan bantuan, sehingga dana akan dikembalikan ke negara.***