RADAR BOGOR - Perjuangan warga pesisir menghadapi banjir rob kini perlahan berubah.
Bagi Warsana, Lebaran Idul Fitri tahun ini terasa berbeda dan penuh makna.
Ya, warga pesisir di Desa Eretan Kulon, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat selama bertahun-tahun harus hidup berdampingan dengan ancaman banjir rob.
Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga mengurangi makna perayaan hari besar seperti Idul Fitri.
Warsana, salah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial (Bansos) Kampung Nelayan Sejahtera, merasakan langsung beratnya kehidupan sebagai buruh harian di sektor perikanan.
Setiap hari, ia bekerja mengangkut hasil tangkapan ikan ke tempat pelelangan.
Penghasilannya tidak menentu, tergantung jumlah ikan yang diangkut.
Terkadang hanya satu keranjang, namun di hari lain bisa mencapai puluhan.
Meski upah yang diterima tidak besar, pekerjaan tersebut menjadi sumber utama penghidupan keluarganya.
Ancaman terbesar yang selalu menghantui adalah naiknya air laut.
Banjir rob kerap merendam rumahnya, membuat aktivitas sehari-hari terganggu.
Kondisi tersebut bahkan memengaruhi kualitas istirahat dan kenyamanan hidup keluarganya.
“Kalau air pasang, rasanya tidak tenang.
Mau tidur susah, makan juga tidak nyaman,” ujarnya.
Situasi ini juga berdampak pada momen Lebaran.
Alih-alih merayakan hari kemenangan, Warsana dan keluarga justru disibukkan dengan membersihkan rumah yang terendam air.
Namun kini, kehidupan Warsana mulai berubah.
Melalui program bantuan pemerintah, ia dan keluarganya mendapatkan hunian yang lebih layak dan aman dari ancaman banjir rob.
Dengan tempat tinggal yang lebih baik, rasa cemas saat air laut pasang pun berkurang.
Untuk pertama kalinya, Warsana dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang bersama keluarga.
Momen kebersamaan seperti berkumpul, makan bersama, hingga berbincang di malam hari menjadi hal yang sangat berharga baginya.
“Sekarang kami punya rumah yang nyaman untuk pulang. Lebaran terasa seperti kemenangan yang sesungguhnya,” ungkapnya penuh syukur.
Perubahan ini menjadi bukti bahwa Bansos yang tepat dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di wilayah rentan bencana seperti pesisir. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim