RADAR BOGOR - Salah satu bantuan sosial (bansos) yang disalurkan pemerintah di bulan Maret 2026 ini adalah Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.
Pemerintah memeberikan bansos tambahan ini kepada masyarakat miskin esktrim yang tinggal di wilayah pedesaan dengan nominal sebesar Rp300 ribu.
Dilansir dari kanal Youtube pendamping Sosial, proses penyaluran BLT Dana Desa disesuai dengan kebikana Pemdes masing-masing daerah, dan umumnya dilakukan tiga bulan sekaligus.
Oleh karena itu, penerima bantuan akan menerima dan sebesar Rp900 ribu untuk satu periode dengan mekanisme penyaluran yang juga berbeda.
Ada Pemdes yang menyalurkannya melalui rekening bank Himbara dan ada juga diberikan secara tunai kepada keluarga penerima manfaat.
Adapun pemberikan bantuan ini difokuskan pada miskin ekstrim, mencakup lansia dan individu dengan kondisi kesehatan tertetu, baik itu penyandang disabilitas atau korban pelanggaran HAM berat.
Pencairan BLT Dana Desa untuk tahap pertama ini dikabarkan akan terus berlangsung hingga April 2026 mendatang.
Maka keluraga penerima bantuan diimbau untuk mengecek status bansos yang mereka miliki secara berkala.
Jika dinyataka masih aktif sebagai penerima bantuan dan memenuhi kriteria yang telah ditentukan, maka KPM akan menerima undangan pengambilan BLT yang bersumber dari APBD tersebut.
Cara Cek Status Kepesertaan Bansos
Pengecekan kepesertaan bansos pada dasarnya bisa dilakukan dengan beberapa cara, mulai dari datang secara langsung ke operator SIKS-NG di desa hingga dilakukan secara mandiri.
Kali ini akan dijelaskan cara pengecekan secara mandiri dengan menggunakan aplikasi resmi Kemensos. Berikut langkah-langkahnya:
1. Unduh aplikasi Cek Bansos.
2. Daftar akun.
3. Login menggunakan username dan password.
4. Pilih menu "Cek Bansos".
5. Masukan data secara lengkap.
6. Klik "Cari Data".
Jika proses dilakukan secara benar, maka status kepesertaan bansos akan muncul, mulai dari nama, status keaktifan, hingga periode salur bantuan sosial.***
Editor : Asep Suhendar