Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bansos PKH BPNT Gelombang Kedua Siap Disalurkan, Simak 62 Daerah yang Bakal Terima Bantuan Lewat PT Pos

Siti Dewi Yanti • Rabu, 25 Maret 2026 | 20:37 WIB

Ilustrasi pendamping sosial menjelaskan saldo bantuan yang akan cair
Ilustrasi pendamping sosial menjelaskan saldo bantuan yang akan cair

RADAR BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bansos Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH BPNT) gelombang kedua.

Kanal youtube Info Bansos mengatakan, pada rekap penyaluran gelombang kedua, semua bank penyalur telah mencairkan bansos kepada 1.966.114 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

"Bank BNI menyalurkan kepada 616.053 KPM, BRI menyalurkan kepada 500.000 KPM, Bank Mandiri menyalurkan kepada 530.878 KPM, PT Pos Indonesia menyalurkan kepada 319.213 KPM," ujarnya.

Total dana yang diterima KPM pada pencairan gelombang kedua mencapai ratusan miliar rupiah.

Hal ini berarti, hampir seluruh KPM di Indonesia yang terdaftar dalam pencairan gelombang kedua sudah bisa mencairkan saldo bantuan.

Selanjutnya, pencairan bansos melalui PT Pos Indonesia memasuki penyaluran PKH BPNT gelombang kedua.

Diketahui pencairan bansos melalui PT Pos untuk gelombang satu, diprioritaskan untuk daerah terluar, terdepan, tertinggal (3T), dan perbatasan.

Khusus untuk gelombang kedua, sebanyak 319.213 KPM Baru merupakan hasil validasi dan pernah menjadi penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) Rp900.000.

Penerima BLTS Kesra tahun 2025 kini divalidasi dan masuk ke dalam sistem PKH dan BPNT.

"Berikut adalah rincian beberapa daerah dengan jumlah penerima cukup besar pada penyaluran gelombang kedua lewat pos kali ini," ujar kanal Info Bansos.

Kabupaten Sampang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Karawang, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Bogor, Kota Palembang.

Selanjutnya, Kabupaten Bekasi, Jakarta Selatan, Kota Medan, Kota Tangerang, Kota Surabaya, Kabupaten Cianjur, Bandung Barat, Brebes, Subang.

Kemudian, Kabupaten Ogang Komering Ilir, Indramayu, Lombok Tengah, Garut, Sumenap, Lombok Timur, Kota Bekasi, dan Kota Depok.

Wilayah Kabupaten Sukabumi, Musi Banyuasin, Grobogan, Tasikmaya, Jember, Lebak, Bone, dan Kota Tangerang Selatan.

Kabupaten Pamekasan, Demak, Banyuasin, Bandung, Sumedang, Ketapang, Cirebon, Sumbawa, Rokan Hilir, Kota Makassar,dan Kota Semarang.

 

Kabupaten Pasuruan, Maluku Tengah, Purbalingga, Lombok Barat, Lahat, Aceh Utara, Goa Rokan Huluh, dan Kota Bandung.

Kabupaten Pati, Manggarai, Parigi Mautong, Malang Kota Cirebon, Konawe Selatan, Gunung Kidul,

Probolinggo, Manokwari, Kota Pekanbaru dan Kota Bengkulu,

Selanjutnya, Kabupaten Sleman, Ende, Kutai Kartanegara, Muaro Jambi, Kota Jambi, Kota Batam, Kabupaten Kediri, Kabupaten Lampung Selatan, Kota Bandar Lampung.

Data wilayah dengan pencairan tertinggi membuktikan bahwa proses validasi terus berjalan agar bantuan tepat sasaran kepada yang benar-benar membutuhkan termasuk KPM-KPM baru hasil validasi by system.

Editor : Siti Dewi Yanti
#pencairan bansos tahap 1 2026 #pencairan bansos gelombang kedua #bansos pkh bpnt #Bansos cair