Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kabar Terbaru Bansos Maret 2026, Penyaluran Beras dan Minyak Goreng Dimulai, PKH BPNT Cair via Pos dan KKS

Ira Yulia Erfina • Jumat, 27 Maret 2026 | 21:47 WIB

Ilustrasi Penyaluran Bansos PKH dan BPNT.
Ilustrasi Penyaluran Bansos PKH dan BPNT.

RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH BPNT kembali berjalan di berbagai daerah pada akhir Maret 2026 setelah sempat mengalami penyesuaian jadwal akibat libur Idul Fitri. 

Program ini mencakup bantuan pangan serta pencairan bansos reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dengan sasaran jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. 

Informasi yang beredar yang dikutip dari kanal Youtube Cek Bansos pada Jumat, 27 Maret 2026 menunjukkan bahwa distribusi PKH BPNT mulai aktif kembali secara bertahap sejak pekan terakhir Maret dengan cakupan wilayah yang cukup luas.

Penyaluran bansos pangan berupa beras dan minyak goreng kembali dilaksanakan melalui Perum Bulog dengan target sekitar 35 juta KPM. 

“Pihak Perum Bulog menyatakan bahwa bantuan sosial ini akan kembali mulai disalurkan kepada 35 juta keluarga penerima manfaat,” ungkap narator dalam kanal Youtube Cek Bansos.

Bantuan yang diberikan terdiri dari beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng sebanyak 4 liter untuk setiap penerima. 

Di sejumlah daerah, jadwal penyaluran sudah mulai ditetapkan secara rinci. Kota Cirebon dijadwalkan menyalurkan bantuan mulai 30 Maret hingga 2 April 2026, sementara Kota Manado juga mulai mendistribusikan bantuan pada 30 Maret 2026. 

Selain itu, beberapa wilayah lain seperti Bengkulu, Palembang, Jawa Timur yang meliputi Malang dan Surabaya, serta daerah Majalengka, Subang, dan Indramayu turut terpantau akan memulai penyaluran pada tanggal yang sama. 

Program bantuan beras ini juga diinformasikan akan berlangsung hingga akhir April 2026 sehingga distribusi dilakukan secara bertahap menyesuaikan kesiapan daerah masing-masing.

Di sisi lain, pencairan bantuan PKH dan BPNT juga terus berjalan melalui mekanisme yang telah ditentukan, baik menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) maupun melalui PT Pos Indonesia.

Penyaluran ini menjadi perhatian bagi KPM baru maupun masyarakat yang sebelumnya menerima bantuan sosial sementara pada tahun 2025 namun belum masuk dalam skema bantuan reguler. 

Surat undangan pencairan telah mulai dibagikan oleh petugas pos sejak tanggal 26 hingga 28 Maret untuk jadwal pencairan yang berlangsung pada akhir pekan hingga awal pekan berikutnya.

Beberapa daerah telah melaporkan realisasi pencairan bantuan tersebut. Kecamatan Kalipuro di Banyuwangi tercatat mulai menyalurkan bantuan sejak 25 Maret. 

Di Boyolali, bantuan sembako dengan nilai Rp600.000 telah diterima oleh sejumlah KPM. Wilayah Kota Manado, khususnya Kecamatan Singkil, Wenang, dan Sario, juga mulai melakukan pencairan sejak 27 Maret. 

Selain itu, penyaluran turut berlangsung di berbagai daerah lain seperti Deli Serdang, Tegal, Brebes, Pemalang, Bantul, wilayah Jakarta yang mencakup Timur, Pusat, dan Selatan, serta Bandung Barat, Sukabumi, dan Tanjung Balai.

Bagi masyarakat yang ingin memastikan apakah termasuk dalam daftar penerima bantuan sosial tahun 2026, tersedia beberapa metode yang bisa dilakukan untuk memverifikasi status tersebut. Salah satunya dengan mendatangi kantor pos setempat untuk memperoleh informasi langsung terkait pencairan. 

Selain itu, warga juga dapat berkoordinasi dengan pendamping sosial seperti Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), maupun pihak kelurahan atau desa melalui layanan Puskesos atau operator desa. 

Pengecekan mandiri juga dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi milik Kementerian Sosial Republik Indonesia di alamat cekbansos.kemensos.go.id.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh