RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) kembali bergerak aktif menjelang akhir Maret 2026 dengan fokus pada distribusi bantuan pangan serta pencairan program reguler seperti PKH dan BPNT.
Berdasarkan informasi terbaru per 27 Maret 2026 yang dilansir dari kanal Youtube Cek Bansos, proses distribusi ini mencakup jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai wilayah Indonesia, dengan jadwal yang mulai dipercepat setelah sempat mengalami jeda selama periode libur nasional Idul Fitri.
Program bantuan pangan yang mencakup beras dan minyak goreng menjadi salah satu fokus utama dalam tahap penyaluran kali ini.
Pemerintah melalui Perum Bulog menyalurkan bantuan kepada sekitar 35 juta KPM dengan rincian berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng sebanyak 4 liter per penerima.
Penyaluran ini dijadwalkan kembali berjalan aktif mulai 30 Maret 2026 dan akan berlangsung secara bertahap hingga akhir April 2026.
Sejumlah daerah telah menetapkan jadwal distribusi lebih rinci, seperti Kota Cirebon yang menjadwalkan penyaluran pada 30 Maret hingga 2 April 2026 serta Kota Manado yang memulai pada tanggal 30 Maret.
Selain itu, beberapa wilayah lain juga telah masuk dalam daftar distribusi, di antaranya Bengkulu, Palembang, serta sejumlah daerah di Jawa Timur seperti Malang dan Surabaya, serta wilayah Jawa Barat meliputi Majalengka, Subang, dan Indramayu.
Di sisi lain, pencairan bantuan PKH dan BPNT juga mulai dilakukan melalui mekanisme Kantor Pos maupun Kartu KKS. Proses ini menyasar KPM baru maupun masyarakat yang sebelumnya tercatat sebagai penerima BLT Kesra pada tahun 2025 dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4.
“Kabar yang menggembirakan bahwasanya proses penyaluran bantuan dan proses pencairan untuk PKH dan BPNT KPM baru, KPM yang belum pernah mendapatkan bantuan sama sekali dari pemerintah yang di tahun 2025 pernah mendapatkan bantuan BLT Kesra, melalui kantor pos pengambilannya,” ungkap narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.
Penerima yang telah melalui proses validasi dan verifikasi berpeluang masuk ke dalam skema bantuan reguler, meskipun jumlah kuota yang tersedia tetap terbatas.
Distribusi undangan pencairan telah dilakukan secara bertahap sejak 26 hingga 28 Maret 2026 oleh petugas PT Pos Indonesia, sebagai bagian dari mekanisme penyaluran langsung kepada penerima.
Beberapa daerah telah melaporkan perkembangan pencairan maupun proses pengambilan bantuan. Di Banyuwangi, khususnya Kecamatan Kalipuro, penerima sudah mulai melakukan pengambilan sejak 25 Maret 2026.
Sementara itu di Boyolali, bantuan sembako senilai Rp600.000 disalurkan kepada eks penerima BLT Kesra. Wilayah Manado, khususnya Kecamatan Singkil, Wenang, dan Sario, juga mulai mencairkan bantuan sejak 27 Maret 2026.
Selain itu, proses serupa juga terpantau di berbagai daerah lain seperti Deli Serdang, Tegal, Brebes, Pemalang, Bantul, wilayah DKI Jakarta meliputi Jakarta Timur, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan, serta daerah Bandung Barat, Sukabumi, hingga Tanjung Balai.
Masyarakat yang ingin memastikan status sebagai penerima bansos tahun 2026 dapat melakukan pengecekan melalui beberapa jalur resmi.
Pengecekan dapat dilakukan dengan mendatangi langsung Kantor Pos setempat, menghubungi pendamping sosial seperti PSM atau TKSK, serta melalui aparat desa atau kelurahan yang terhubung dengan Puskesos maupun operator desa.
Selain itu, pengecekan mandiri juga dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi Kementerian Sosial di cekbansos.kemensos.go.id dengan memasukkan data identitas sesuai ketentuan yang berlaku.***
Editor : Asep Suhendar