RADAR BOGOR – Kabar baik bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Penyaluran bantuan sosial (bansos) dari pemerintah mulai kembali aktif setelah sempat terhenti akibat libur nasional Hari Raya Idul Fitri.
Dilansir dari YouTube Cek Bansos, ada dua informasi penting yang perlu diketahui masyarakat terkait penyaluran bansos pada akhir Maret hingga April 2026 ini.
Bantuan Pangan Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter Kembali Disalurkan
Perum Bulog menyatakan bahwa bantuan sosial pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter akan kembali disalurkan kepada sekitar 35 juta KPM di seluruh Indonesia.
Penyaluran yang sempat tertunda akibat libur Lebaran ini dijadwalkan kembali aktif mulai 30 Maret 2026.
Beberapa wilayah yang sudah menjadwalkan penyaluran bantuan pangan tersebut antara lain:
- Kota Cirebon: Penyaluran dijadwalkan pada 30 Maret, 31 Maret, 1 April, dan 2 April 2026 di tingkat kelurahan.
- Kota Manado: Sebagian besar wilayah mulai menyalurkan pada 30 Maret 2026.
- Bengkulu dan Palembang: Sebagian besar wilayah sudah mulai aktif kembali.
- Jawa Timur: Meliputi Kabupaten Malang dan Kota Surabaya.
- Jawa Barat: Meliputi Kabupaten Majalengka, Subang, dan Indramayu.
Selain wilayah-wilayah tersebut, berbagai daerah lain di Indonesia juga dilaporkan sudah mulai menjadwalkan penyaluran bantuan pangan ini.
Proses penyaluran beras dan minyak dikabarkan akan diperpanjang hingga akhir April 2026, sehingga KPM yang belum menerima diharapkan tidak khawatir dan tetap menunggu giliran di wilayah masing-masing.
Pencairan PKH dan BPNT via Kantor Pos Dimulai Akhir Maret
Informasi kedua yang tidak kalah penting adalah pencairan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi KPM baru, yaitu mereka yang sebelumnya menerima BLT Kesejarahan (BLT Kesra) pada tahun 2025 dan masuk dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4.
Proses pencairan dilakukan melalui dua mekanisme:
- Melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau pembukaan rekening kolektif.
- Melalui PT Pos Indonesia (Kantor Pos).
Bagi KPM yang pencairannya dilayani melalui Kantor Pos, surat undangan sudah mulai dibagikan oleh petugas PT Pos sejak 26 hingga 28 Maret 2026.
Pencairan dijadwalkan berlangsung mulai Kamis, Jumat, Sabtu, dan dilanjutkan Senin pekan depan.
Beberapa wilayah yang sudah menjadwalkan pencairan PKH dan BPNT melalui Kantor Pos antara lain:
- Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi: KPM sudah mulai mencairkan sejak 25 Maret 2026.
- Boyolali: KPM baru menerima bantuan sembako senilai Rp600.000.
- Kecamatan Singkil, Wenang, dan Sario (Manado): Pencairan dimulai Jumat, 27 Maret 2026.
- Kabupaten Deli Serdang: KPM baru pertama kali menerima bantuan melalui Kantor Pos.
- Tegal, Brebes, dan Pemalang (Jawa Tengah).
- Bantul (Yogyakarta), Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan.
- Bandung Barat dan Sukabumi (Jawa Barat).
- Tanjung Balai: Pencairan berlangsung 26–31 Maret 2026.
Cara Mengecek Status Penerimaan Bantuan
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui apakah namanya terdaftar sebagai penerima PKH atau BPNT tahun 2026, dapat melakukan pengecekan melalui:
- Kantor Pos setempat.
- Pendamping Sosial, PSM (Pekerja Sosial Masyarakat), atau TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan).
- Pihak kelurahan atau desa melalui Puskesos atau operator desa.
Pengecekan sudah bisa dilakukan mulai sekarang. KPM yang sebelumnya menerima BLT Kesra di tahun 2025 disarankan segera melakukan pengecekan karena memiliki peluang untuk mendapatkan bantuan reguler di tahun 2026, meskipun kuota yang tersedia terbatas.***
Editor : Eli Kustiyawati