RADAR BOGOR - Bagi banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM), masuk dalam kategori Desil 1 hingga 4 seharusnya menjadi jaminan untuk mendapatkan bantuan sosial (bansos).
Namun, fakta di lapangan menunjukkan masih ada warga di kategori prioritas ini yang justru belum menerima bantun sosial sama sekali.
Berdasarkan penjelasan yang dikutip dari kanal YouTube Ariawanagus, terungkap bahwa ada beberapa faktor teknis dan aturan kuota bansos yang menyebabkan hal ini terjadi.
Pentingnya Pembaruan Data
Salah satu kendala utama adalah data yang tersimpan di sistem tidak sinkron dengan kondisi riil di lapangan.
Jika data Anda tidak diperbarui, sistem mungkin tidak membaca kelayakan Anda sebagai penerima aktif.
"Untuk KPM yang masuk dalam Desil 1, 2, 3, 4, coba kalian lakukan sanggah ulang, pengecekan ulang, mungkin ada data yang tidak ter-update di sistem cek bansos," ucap narator YouTube Ariawanagus.
Masalah Kuota di Daerah
Selain urusan data, faktor "kursi kosong" atau kuota juga sangat menentukan. Jika kuota penerima bansos di suatu wilayah sudah penuh, maka KPM baru yang masuk kategori Desil 1-4 harus bersabar menunggu.
Bantuan baru bisa diberikan apabila ada KPM lama yang tergraduasi atau keluar dari kepesertaan, misalnya karena kondisi ekonominya sudah membaik atau sudah tidak memenuhi kriteria lagi.
Tetap Menjadi Prioritas Utama
Meskipun harus menunggu, KPM yang berada di kategori Desil 1 hingga 4 tidak perlu berkecil hati.
Secara sistem, Anda tetap menjadi prioritas utama untuk mengisi slot-slot kosong bantuan yang tersedia sepanjang tahun 2026 ini.
Pastikan Anda terus memantau status secara berkala dan berkoordinasi dengan pendamping sosial agar setiap ada perubahan data, akun Anda tetap terlacak oleh sistem kementerian.***
Editor : Asep Suhendar