RADAR BOGOR - Di tengah kondisi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian, kabar menggembirakan datang bagi masyarakat Indonesia, terutama Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Pemerintah membuka peluang untuk menaikkan bantuan sosial (bansos) pada tahun 2026, baik dari sisi nominal maupun jumlah penerima.
Informasi ini mencuat setelah pernyataan dari Menteri Sosial yang menyebutkan bahwa skema bantuan masih dalam tahap kajian dan sangat mungkin mengalami penyesuaian.
Baca Juga: Siap-siap Terima Undangan Kantor Pos, Bansos PKH BPNT 2026 Mulai Cair Kembali, Ini Kriteria KPM Baru yang Beruntung
Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap tekanan ekonomi global, terutama akibat kenaikan harga minyak dunia yang berdampak luas pada daya beli masyarakat.
Dalam keterangannya, pemerintah mengacu pada pengalaman tahun sebelumnya, yakni 2025, di mana terjadi peningkatan signifikan pada bantuan sosial.
Saat itu, pemerintah sempat memberikan tambahan bantuan sebesar Rp400.000 selama dua bulan di pertengahan tahun.
Baca Juga: Timnas Indonesia Bertekad Raih Gelar Juara FIFA Series Saat Hadapi Bulgaria di Senayan
Tidak hanya itu, bantuan lain seperti BLT Kesra juga sempat mencapai Rp900.000.
Menariknya, pada akhir tahun 2025, bantuan kembali ditingkatkan menjadi Rp900.000 yang disalurkan selama tiga bulan, yaitu Oktober, November, dan Desember.
Dilansir dari kanal YouTube Arfan Saputra Channel, program ini menjangkau sekitar 33 juta penerima manfaat, meningkat tajam dari jumlah awal.
Baca Juga: Usai Dilantik, KOMAC Bogor Barat Fokus Garap Potensi Ekonomi Kreatif
Kenaikan tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah memiliki fleksibilitas dalam menyesuaikan kebijakan bansos sesuai kondisi ekonomi yang berkembang.
Bahkan, jumlah penerima yang awalnya sekitar 18 juta keluarga melonjak menjadi 33 hingga 35 juta keluarga penerima manfaat.
Tak hanya BLT, program lain seperti bantuan sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) juga mengalami penebalan pada periode tertentu, khususnya di pertengahan tahun.
Baca Juga: Penataan Utilitas Berlanjut, Tahun Ini Pemkot Bidik 32 Km Penurunan Kabel Udara
Meski demikian, untuk tahun 2026, keputusan final masih menunggu arahan lebih lanjut dari Presiden.
Pemerintah saat ini masih melakukan kajian mendalam untuk memastikan kebijakan yang diambil tepat sasaran dan tetap sesuai dengan kondisi anggaran negara.
Jika kondisi ekonomi global belum membaik dan harga BBM terus mengalami kenaikan, maka peluang adanya bantuan tambahan seperti BLT Kesra sangat terbuka lebar.
Masyarakat pun diimbau untuk terus mengikuti perkembangan informasi resmi dan tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi.
Baca Juga: Alhamdulillah, Peluang Penebalan Bansos Reguler dan Penambahan Kuota Penerima 2026, Cek Selengkapnya
Yang jelas, harapan akan adanya peningkatan bansos di tahun 2026 kini semakin nyata.