RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) pemerintah kembali berlangsung pada akhir Maret 2026, dengan jadwal pencairan yang dimulai pada Senin, 30 Maret 2026.
Program ini mencakup bansos reguler serta bantuan tambahan yang ditujukan kepada kelompok masyarakat tertentu sesuai dengan data kesejahteraan terbaru.
Melansir dari kanal Youtube Klik Bansos, pencairan bansos reguler untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) gelombang kedua menyasar Keluarga Penerima Manfaat (KPM), baik yang telah lama terdaftar maupun penerima baru.
Termasuk juga di dalamnya KPM yang sebelumnya sempat terhenti kepesertaannya. Hingga tahap ini, penyaluran PKH telah mencapai sekitar 8,94 juta KPM atau setara 89,4 persen dari target 10 juta KPM.
“bansos reguler PKH BPNT gelombang 2 kembali dicairkan baik untuk KPM lama maupun KPM baru,” ungkap narator melalui kanal Youtube Klik Bansos.
Sementara itu, BPNT telah tersalurkan kepada sekitar 15 juta KPM atau 86,9 persen dari target 18,25 juta KPM.
Di sisi lain, terdapat sekitar 3 juta KPM baru yang mulai menerima bantuan, yang sebagian besar berasal dari penerima BLT Kesra tahun 2025 dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.
Mekanisme penentuan penerima bansos mengacu pada sistem desil yang menggambarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Perubahan data dapat menyebabkan pergeseran posisi KPM dalam kategori desil.
KPM yang mengalami kenaikan ke desil 5 hingga desil 10 tidak lagi termasuk dalam kategori prioritas sehingga kepesertaannya dalam program PKH dan BPNT dihentikan secara otomatis.
Untuk mengetahui status terbaru, masyarakat dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui situs resmi cek bansos milik Kementerian Sosial.
Selain itu, bagi KPM yang sedang dalam proses peralihan dari penyaluran melalui PT Pos ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), proses akan dilanjutkan ke tahap pencetakan kartu apabila status rekening telah dinyatakan berhasil.
Selain bantuan reguler, pemerintah juga menyalurkan bantuan tambahan berupa bahan pangan mulai tanggal yang sama. Bantuan ini diberikan kepada sekitar 35 juta KPM yang berada pada kategori desil 1 hingga desil 4.
Jenis bantuan yang disalurkan meliputi beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng sebanyak 4 liter. Penerima bantuan tambahan ini mencakup KPM PKH, BPNT, serta penerima BLT Kesra yang masih berada dalam kategori ekonomi rendah sesuai data terbaru.***
Editor : Asep Suhendar