Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM Diimbau untuk Segera Merapat ke Puskesos: Pastikan Data Bansos Akurat Melalui DTSEN 2026

Kholikul Ihsan • Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

 

Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat dalam kunjungan di Malang .
Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat dalam kunjungan di Malang .
 
RADAR BOGOR - Masyarakat kini dihimbau untuk lebih proaktif mendatangi Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) di tingkat desa atau kelurahan mulai hari ini.
 
Langkah ini sangat krusial guna memastikan nama Anda terdaftar dalam pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sekaligus menjadi saluran resmi bagi warga untuk memberikan usulan baru atau sanggahan terhadap penerima bantuan sosial (Bansos) yang dinilai tidak tepat sasaran.
 
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf menegaskan bahwa kunci utama agar bantuan pemerintah tepat sasaran terletak pada integritas data di level terbawah.
 
Baca Juga: Penyaluran Bansos 2026 Usai Lebaran Dipercepat, Ini Daftar Terbaru 3 Kelompok KPM Penerima PKH dan BPNT
 
Dalam kunjungannya di Malang, ia meminta Bupati, Dinas Sosial, hingga Ketua RT/RW untuk bersinergi melakukan verifikasi dan validasi data secara berkala, melansir dari instagram @kemensosri.
 
Menurutnya, Peran strategis pemerintah daerah, mulai dari kepala desa bahkan hingga RT/RW sangat vital dalam proses pemutakhiran data. Ini dilakukan untuk menjaga keakuratan, sehingga program bantuan bisa benar-benar dirasakan oleh yang berhak.
 
Hidupkan Puskesos sebagai Saluran Aspirasi Warga
 
Selain kanal digital milik Kemensos, masyarakat kini didorong untuk memanfaatkan Puskesos yang ada di setiap desa. Fasilitas ini berfungsi sebagai jembatan bagi warga yang ingin berpartisipasi dalam mengawal layanan sosial.
 
Baca Juga: Peluang Lolos CPNS 2026 Makin Terbuka, Ini Instansi dengan Formasi Besar dan Pelamar Lebih Sedikit
 
Melalui Puskesos, masyarakat dapat mengajukan diri jika merasa layak menerima bantuan namun belum terdata, atau memberikan sanggahan jika melihat adanya oknum warga mampu yang masih menerima Bansos. 
 
Aktivasi Puskesos ini diharapkan dapat meminimalisir gesekan sosial akibat ketidaktepatan distribusi bantuan di lapangan.
 
Inspirasi dari Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT)
 
Suasana formal pemutakhiran data ini sempat mencair dengan penampilan memukau dari siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 47 Malang. 
 
Baca Juga: KPM Harap Bersabar: Hasil Cek Saldo Bansos KKS PKH dan BPNT Tahap 2 Masih Kosong Per 30 Maret 2026
 
Melalui pidato, paduan suara, dan pembacaan puisi, para siswa menunjukkan rasa percaya diri yang tinggi di hadapan ratusan peserta.
 
Kehadiran siswa SRT 47 ini menjadi pengingat bahwa akurasi data bantuan sosial sangat berdampak pada masa depan generasi muda, terutama dalam memastikan bantuan pendidikan dan kesehatan sampai ke tangan keluarga yang membutuhkan.
 
Suasana hangat menyelimuti lokasi acara saat peserta ikut bernyanyi dan bertepuk tangan bersama para siswa.
 
Baca Juga: Ramai Soal Saldo Rp3 Juta di KIS, Ini Klarifikasi Lengkap Perbedaan KIS dan KKS yang Perlu Dipahami
 
Cara Memastikan Data Anda Terdata di DTSEN
 
Bagi warga yang ingin memastikan status kepesertaannya, berikut langkah yang disarankan:
 
 - Datangi Operator Desa: Tanyakan status data Anda di aplikasi SIKS-NG atau DTSEN terbaru.
 - Siapkan Dokumen: Bawa KTP dan KK asli untuk proses pencocokan data.
 - Gunakan Hak Sanggah: Jika menemukan ketidaksesuaian data di lingkungan sekitar, laporkan melalui petugas Puskesos setempat untuk ditindaklanjuti.
 
Baca Juga: Bansos BPNT dan Bantuan Tambahan Pangan Ternyata Berbeda, Ini Penjelasan Lengkap Periode Februari Maret 2026
 
Jangan sampai hak bantuan Anda terlewat hanya karena data yang tidak diperbarui di tingkat desa.***
 
Editor : Asep Suhendar
#menteri sosial #bansos #Puskesos