Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Awal April Proses Penting Pencairan Bansos Tahap 2 2026 Dimulai, Penyaluran Besar-besaran Dilakukan di Bulan Mei

Siti Dewi Yanti • Senin, 30 Maret 2026 | 21:06 WIB

Ilustrasi pencairan bansos tahap 2 tahun 2026 sudah mulai di sejumlah wilayah
Ilustrasi pencairan bansos tahap 2 tahun 2026 sudah mulai di sejumlah wilayah

RADAR BOGOR - Pemerintah akan melaksanakan verifikasi ulang pada April 2026 sebelum melakukan pencairan bansos tahap 2 tahun 2026.

"Setelah verifikasi di awal bulan April, agenda selanjutnya di Kementerian Sosial biasanya pada akhir April proses administratif penting dimulai," jelas kanal Info Bansos.

Proses administrasi di antaranya, penerbitan surat perintah pencairan dana (SP2D) hingga pengajuan Standing Instruction (SI) ke bank penyalur seperti Bank Himbara dan Pos Indonesia.

Proses ini memerlukan waktu beberapa minggu, sehingga tidak menutup kemungkinan pencairan bansos tahap 2 2026 mulai bergulir antara akhir April dan awal Mei 2026.

"Namun berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, penyaluran paling gencar terjadi pada bulan kedua periode triwulan, yaitu pertengahan Mei," ujar kanal Info Bansos.

Pada bulan tersebut, saldo bantuan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) biasanya sudah mulai terisi untuk jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Memasuki bulan Juni ada agenda khusus, yakni penyaluran yang diperuntukkan bagi KPM hasil validasi baru atau yang melalui proses buka rekening kolektif (burekol).

Burekol adalah proses pembukaan rekening bank secara massal bagi KPM Baru yang lolos verifikasi tambahan, yang biasanya cair pada akhir Juni.

"Perlu diingat, ini semua adalah estimasi berdasarkan pola sebelumnya. Tanggal pasti bisa sedikit bergeser tergantung kesiapan sistem verifikasi lapangan dan koordinasi antar lembaga," jelas kanal Info Bansos.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifulah Yusuf mengatakan bahwa digitalisasi bansos akan meningkatkan keakuratan penyaluran bantuan secara signifikan.

Digitalisasi ini memanfaatkan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) secara real time oleh BPS.

Masyarakat juga bisa mengusulkan atau menyanggah data jika ada yang kurang sesuai.

Editor : Siti Dewi Yanti
#pencairan bansos tahap 2 2026 #penyaluran bantuan #Bansos cair