RADAR BOGOR - Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos melaporkan adanya aliran dana masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Dilansir dari YouTube Arfan Saputra Channel, Berdasarkan pantauan di media sosial dan laporan lapangan, bantuan yang cair kali ini merupakan dana bansos susulan untuk program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) alokasi awal tahun, yang sebelumnya sempat tertunda di beberapa wilayah.
Pencairan ini menjadi angin segar bagi KPM yang pada termin awal hanya menerima komponen PKH, tapi belum menerima saldo BPNT untuk periode Januari hingga Maret.
Baca Juga: Saldo KKS BRI Terisi Rp600 Ribu, Benarkah Bansos BPNT Tahap 2 Cair? KPM Wajib Simak Penjelasannya
1. Detail Pencairan di Wilayah NTB
Salah satu laporan valid berasal dari wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), di mana seorang KPM mengunggah bukti transaksi penarikan dana melalui agen perbankan (BRILink).
Bank Penyalur: Bank BRI (KKS Merah Putih).
Nominal Cair: Sebesar Rp600.000 (akumulasi tiga bulan).
Waktu Transaksi: Terpantau pada tanggal 31 Maret 2026 pukul 09.36 WITA.
Status Kepesertaan: Dana tersebut dikonfirmasi oleh penerima sebagai bantuan Tahap 1 Susulan (Alokasi Januari–Maret), bukan merupakan pencairan dini untuk Tahap 2 (April–Juni).
2. Klarifikasi Status Bantuan "Zonk" Sebelumnya
Fenomena pencairan di akhir Maret ini menjawab kegelisahan para pemilik KKS lama yang status bantuannya sempat "kosong" saat pencairan massal di bulan Februari lalu.
Sebagian KPM melaporkan, pada bulan sebelumnya hanya bantuan PKH yang masuk, sementara saldo BPNT baru terkreditkan di penghujung Maret ini setelah melalui proses rekonsiliasi data di tingkat pusat.
"Munculnya struk penarikan senilai Rp600.000 di tanggal 31 Maret ini merupakan bukti nyata adanya termin susulan untuk alokasi bantuan tahap pertama tahun 2026. Masyarakat diimbau untuk teliti dalam melihat detail transaksi, bantuan ini diperuntukkan bagi KPM yang datanya baru saja tervalidasi atau mengalami keterlambatan teknis pada periode Januari-Maret," ujar narator dalam YouTube Arfan Saputra Channel.
3. Imbauan bagi KPM Pemegang KKS
Mengingat struk transaksi serupa sering beredar luas di grup media sosial (sering disebut "struk sejuta umat"), masyarakat diminta untuk:
Baca Juga: Masuk April 2026, tapi Bansos PKH BPNT Tahap 2 Belum Cair, Ini Info Terbaru yang Wajib Diketahui KPM
Verifikasi Wilayah: Pastikan informasi pencairan sesuai dengan wilayah tempat tinggal Anda, karena instruksi pencairan (SP2D) seringkali turun berdasarkan zonasi wilayah 1, 2, atau 3.
Cek Jenis Rekening: Beberapa laporan menunjukkan dana masuk ke rekening BSA (Basic Saving Account) pada kartu KKS, yang menandakan dana tersebut adalah bantuan sosial reguler pemerintah.
Waspada Hoaks: Jangan mudah terpancing oleh foto struk tanpa keterangan tanggal dan daerah yang jelas. Selalu kroscek melalui aplikasi Cek Bansos atau pendamping sosial desa.
Pencairan susulan BPNT senilai Rp600.000 di akhir Maret 2026 membuktikan, pemerintah terus berupaya menuntaskan kewajiban penyaluran tahap pertama.
Bagi Anda yang memiliki KKS Bank BRI atau bank Himbara lainnya dan belum menerima bantuan periode Januari-Maret, hari ini adalah waktu yang tepat untuk memastikan kembali saldo di kartu KKS.***
Editor : Eli Kustiyawati