Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Fakta Bansos Cair Double Tahun 2026: KPM Bisa Terima PKH BPNT Plus Beras 20 Kg dan Minyak Goreng

Ira Yulia Erfina • Rabu, 1 April 2026 | 14:00 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos kepada para penerima manfaat. (Foto: Instagram @kelurahan_periukjaya)Ilustrasi penyaluran bansos kepada para penerima manfaat. (Foto: Instagram @kelurahan_periukjaya)

RADAR BOGOR - Fenomena pencairan bantuan sosial (bansos) yang disebut “cair double” belakangan ini menjadi perhatian banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM), terutama karena munculnya berbagai informasi yang beredar mengenai adanya pencairan dalam jumlah lebih besar dari biasanya. 

Berdasarkan data yang beredar, istilah tersebut sebenarnya tidak merujuk pada penerimaan dana dua kali lipat dari satu jenis program, melainkan kondisi di mana KPM memperoleh lebih dari satu jenis bantuan yang disalurkan dalam periode waktu berdekatan melalui layanan PT Pos Indonesia.

Makna Bansos “Cair Double”

Baca Juga: Segera Dibuka! Seleksi Tahap Pertama PSB Bogor untuk Piala Soeratin U-17 Jawa Barat

Melansir dari kanal Youtube Ariawanagus, istilah bansos cair double digunakan untuk menggambarkan situasi ketika KPM menerima bantuan reguler sekaligus bantuan tambahan dalam satu periode penyaluran. 

Bantuan reguler yang dimaksud mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan/atau Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) yang memang sudah menjadi program rutin pemerintah. 

Selain itu, terdapat bantuan stimulus tambahan berupa penyaluran beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng sebanyak 4 liter untuk alokasi bulan Februari dan Maret. 

Baca Juga: Peredaran Tramadol Disorot, Balai POM Bogor Sebut Mayoritas Obat Palsu

Kombinasi dari beberapa jenis bantuan inilah yang kemudian memunculkan istilah “double”, meskipun bukan berasal dari satu program yang sama.

Ciri-Ciri KPM yang Berpotensi Menerima Bantuan Ganda

Tidak semua penerima bansos mendapatkan bantuan dalam skema ini. KPM yang berpeluang menerima bantuan ganda umumnya sudah terdaftar aktif sebagai penerima PKH atau BPNT dalam sistem data sosial. 

Selain itu, mereka menerima surat undangan resmi dari PT Pos Indonesia sebagai penyalur bantuan, yang menjadi salah satu syarat pengambilan bantuan. 

Baca Juga: Jembatan di Pamoyanan Kota Bogor Amblas, Akses Jalan Warga Terputus

Dalam praktiknya, KPM BPNT memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh tambahan bantuan beras dan minyak goreng karena jumlah penerimanya yang mencapai jutaan keluarga.

“Selain dapat bantuan reguler, bantuan tunai PKH, BPNT, atau juga keduanya,” ungkap narator melalui kanal Youtube Ariawanagus.

Update Pencairan dan Kondisi di Lapangan

Proses penyaluran bantuan masih berlangsung secara bertahap di berbagai daerah. Bagi KPM yang belum menerima undangan pengambilan bantuan, kondisi tersebut berkaitan dengan mekanisme distribusi yang dilakukan secara bergiliran di tingkat desa atau kelurahan. 

Baca Juga: Batik Bogor hingga Angklung Srikandi Ramaikan Book Fair 2026

Sementara itu, hasil pengecekan saldo pada Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di sejumlah bank penyalur yang tergabung dalam Himbara hingga akhir Maret menunjukkan bahwa masih banyak rekening yang belum terisi saldo bantuan. 

Selain itu, bantuan lain seperti Program Indonesia Pintar (PIP) dan berbagai bantuan langsung tunai lainnya juga belum menunjukkan pencairan secara luas pada periode yang sama.

Rencana Kebijakan Pemerintah ke Depan

Dalam menghadapi tekanan ekonomi global yang berdampak pada kenaikan harga energi dan kebutuhan pokok, pemerintah tengah menyiapkan langkah lanjutan berupa bantuan tambahan untuk masyarakat. 

Baca Juga: Batik Bogor hingga Angklung Srikandi Ramaikan Book Fair 2026

Skema yang disiapkan mengarah pada pemberian bantuan dalam jumlah besar guna menjaga daya beli, dengan pola yang menyerupai program sebelumnya seperti bantuan mitigasi risiko pangan atau penebalan bantuan sosial. 

Rencana tersebut masih berada dalam tahap pengajuan untuk mendapatkan persetujuan lebih lanjut sebelum dapat direalisasikan.***

Editor : Asep Suhendar
#bpnt #kpm #bansos