Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Update Pencairan BPNT April 2026: Saldo Rp600 Ribu Masuk KKS Mandiri dan BRI, Cek Bukti Transaksinya

Khairunnisa RB • Rabu, 1 April 2026 | 21:21 WIB
Ilustrasi KKS bansos milik KPM. (Foto: sumedangkab.go.id)
Ilustrasi KKS bansos milik KPM. (Foto: sumedangkab.go.id)
RADAR BOGOR - Kabar menggembirakan datang bagi masyarakat penerima bantuan sosial atau bansos di berbagai wilayah Indonesia.

Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kembali disalurkan dengan nominal Rp600.000 dan mulai cair secara bertahap di berbagai daerah.

Informasi pencairan bansos Sembako ini diperkuat dengan sejumlah bukti transaksi dan laporan langsung dari penerima manfaat di lapangan.
Baca Juga: Jelang Konser Oktober 2026, Kedekatan Avenged Sevenfold dan Fans Indonesia Kian Tak Terbantahkan

Dilansir dari kanal YouTube Arfan Saputra Channel, pencairan BPNT ini masih terus berlangsung hingga awal April 2026, khususnya untuk penerima yang sebelumnya belum mendapatkan bantuan pada tahap sebelumnya.

Salah satu bukti yang muncul adalah struk penarikan dari Bank Mandiri dengan nominal Rp600.000 yang tercatat pada 31 Maret 2026.

Dalam struk tersebut terlihat adanya penarikan saldo dengan nominal sesuai bantuan BPNT.
Baca Juga: Dorong Sekolah Rakyat Jadi Solusi Pendidikan, Gus Ipul Pastikan Seleksi Siswa Bebas Kecurangan dan Titipan

Meski terdapat perbedaan format penulisan tanggal pada struk Bank Mandiri di mana bulan dan tanggal tampak tertukar namun informasi tersebut tetap menguatkan bahwa pencairan benar-benar telah dilakukan.

Tak hanya itu, laporan lainnya juga datang dari pengguna Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BRI.

Dari bukti pengecekan saldo yang dibagikan, terlihat saldo sebesar Rp600.000 telah masuk ke rekening penerima pada tanggal yang sama, yakni 31 Maret 2026.
Baca Juga: Dukun yang Beroperasi di Bogor Pakai Uang Palsu untuk Bayar Utang Rp30 juta, Rencananya Mau Dikembangkan di Cianjur

Lokasi yang disebutkan dalam laporan tersebut berasal dari Desa Bongo.

Memasuki tanggal 1 April 2026, pencairan masih terus berlanjut.

Seorang penerima melaporkan telah menarik dana sebesar Rp600.000 melalui Bank Mandiri pada pukul 11.00 siang.

Meski lokasi tidak disebutkan secara rinci, data pada struk menunjukkan wilayah Sukowono sebagai titik transaksi.
Baca Juga: Longsor Kebon Pedes Kota Bogor Picu Kemacetan, Perbaikan Segera Dimulai, Anggaran Capai Rp7 Miliar

Yang menarik, bantuan ini juga sudah mulai diterima oleh pemegang KKS baru tahun 2026.

Salah satu laporan berasal dari wilayah Magelang, di mana penerima mengaku telah mencairkan bantuan pada pagi hari.

Namun, dalam bukti tersebut tercatat sebagai transfer antarbank dengan saldo total Rp1.343.000, yang kemungkinan merupakan gabungan dari beberapa bantuan.
Baca Juga: Hoaks Kenaikan BBM Picu Panic Buying, DPRD Kabupaten Bogor Minta Warga Tetap Tenang

Selain bantuan tunai, pemerintah juga mulai menyalurkan bantuan pangan tambahan di beberapa daerah. D

Di Kota Banjar, Jawa Barat, tercatat sebanyak 1.644 keluarga telah menerima bantuan berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat.
Baca Juga: Hoaks Kenaikan BBM Picu Panic Buying, DPRD Kabupaten Bogor Minta Warga Tetap Tenang

Penyaluran ini diharapkan segera merata ke seluruh wilayah Indonesia.

Bagi masyarakat yang belum menerima bantuan, diimbau untuk rutin mengecek saldo KKS masing-masing serta memantau informasi resmi dari pemerintah.

Dengan mulai cairnya bantuan ini, diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama menjelang dan pasca momen Lebaran yang biasanya diikuti dengan meningkatnya kebutuhan rumah tangga.***
Editor : Asep Suhendar
#bpnt #bansos #kks