RADAR BOGOR - Mengawali bulan April 2026, Kementerian Sosial Republik Indonesia melakukan percepatan penyaluran sisa bantuan sosial (bansos) guna mencapai target kuota nasional.
Dilansir dari YouTube Info Bansos, Berdasarkan data bansos terbaru dari administrator pangkalan data pusat, Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) untuk Termin 8 telah resmi diterbitkan.
Langkah ini sekaligus mengonfirmasi, proses distribusi bantuan tetap berjalan konsisten di masa transisi menuju triwulan kedua.
Pencairan kali ini difokuskan pada penggenapan target 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk komponen PKH, serta distribusi berkelanjutan untuk program BPNT di berbagai daerah.
1. Rincian Penyaluran PKH Termin 8
Pada termin kedelapan ini, terdapat sebanyak 6.846 KPM yang masuk dalam daftar bayar.
Saldo bantuan akan dikirimkan secara bertahap ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di empat bank penyalur utama:
• BNI: 6.055 KPM
• Mandiri: 467 KPM
• BSI: 321 KPM
• BRI: 3 KPM
Hingga saat ini, total realisasi penyaluran PKH tahap pertama telah menjangkau 9.705.382 KPM.
Pemerintah masih terus memproses sisa kuota sekitar 294.618 KPM untuk memenuhi target nasional 10 juta penerima dalam waktu dekat.
2. Daftar Wilayah dengan Jumlah Penerima Signifikan
Pencairan termin 8 ini tersebar di puluhan kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Beberapa daerah dengan jumlah penerima menonjol antara lain:
• Jawa Timur: Kabupaten Magetan (535 KPM), Ngawi (524 KPM), Madiun (391 KPM), dan Banyuwangi (111 KPM).
• Jawa Tengah: Kabupaten Wonogiri (442 KPM), Pemalang (239 KPM), dan Boyolali (166 KPM).
• DI Yogyakarta: Kabupaten Bantul (217 KPM) dan Kota Yogyakarta (153 KPM).
• Luar Jawa: Kabupaten Bener Meriah (22 KPM), Lubuklinggau (121 KPM), hingga wilayah Papua dan Sulawesi dengan jumlah penerima di bawah 10 KPM per wilayah.
"Memasuki bulan April yang merupakan periode salur triwulan kedua tahun 2026, Kementerian Sosial bersama bank penyalur terus bekerja keras mempercepat penyaluran bantuan yang merupakan kuota penggenapan dari periode sebelumnya. Turunnya data BNBA (By Name By Address) termin ke-8 sebanyak 6.846 KPM ini membuktikan proses distribusi tidak terhenti," jelas narator dalam YouTube Info Bansos.
3. Update Bantuan BPNT dan Persiapan Tahap 2
Selain PKH, bantuan BPNT juga dilaporkan mulai mengalir ke lebih banyak daerah dengan jumlah penerima yang lebih besar.
Saat ini, pemerintah bersama Badan Pusat Statistik (BPS) tengah merampungkan hasil verifikasi kelayakan yang akan menjadi acuan utama untuk penyaluran Tahap 2 (alokasi April–Juni).
Penyaluran bansos di awal April 2026 merupakan bukti komitmen pemerintah dalam menuntaskan target perlindungan sosial nasional.
Dengan sisa kuota yang semakin mengecil, KPM bansos diharapkan tetap proaktif memantau status bantuan melalui jalur resmi yang telah disediakan.***
Editor : Eli Kustiyawati