Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pencairan Bansos PKH April 2026 Termin 8 Berjalan, Ini Daftar Wilayah Penerima dan Proses Lanjutan Tahap 2

Ira Yulia Erfina • Kamis, 2 April 2026 | 15:17 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos kepada keluarga penerima manfaat. (Foto: Instagram @p3md.kulonprogo)
Ilustrasi penyaluran bansos PKH kepada keluarga penerima manfaat. (Foto: Instagram @p3md.kulonprogo)

RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) memasuki awal April 2026 dengan perkembangan terbaru terkait pencairan lanjutan tahap pertama serta persiapan tahap berikutnya. 

Data terbaru menunjukkan adanya distribusi tambahan kepada ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai wilayah Indonesia.

1. Data Pencairan PKH Tahap 1 Termin 8

Mengutip dari kanal Youtube Info Bansos, penyaluran PKH tahap 1 termin ke-8 telah memasuki tahap pencairan setelah diterbitkannya Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Pada termin ini, sebanyak 6.846 KPM tercatat menerima bantuan susulan mulai 1 April 2026.

Baca Juga: Kabar Gembira, Bansos Tambahan Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter Mulai Didistribusikan, Plus Pencairan PIP Termin 1 untuk Jenjang SMP

Penyaluran dilakukan melalui beberapa bank penyalur Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dengan rincian sebagai berikut:

BNI menyalurkan kepada 6.057 KPM, BRI kepada 3 KPM, BSI kepada 321 KPM, dan Bank Mandiri kepada 465 KPM.

Secara keseluruhan, hingga termin ke-8 ini, jumlah total penerima PKH tahap 1 tahun 2026 telah mencapai 9.705.382 KPM. 

Baca Juga: Bansos PKH BPNT Tahap 2 Cair April 2026? KPM Wajib Cek Fakta Terbaru SIKS-NG Agar Tidak Salah Paham

Angka tersebut masih berada di bawah target nasional sebanyak 10 juta KPM, sehingga masih terdapat 294.618 KPM yang belum menerima pencairan dan akan disalurkan pada termin selanjutnya.

2. Daerah dengan Pencairan PKH Termin 8

Distribusi bantuan pada termin ini tersebar di berbagai kabupaten dan kota dengan jumlah penerima yang berbeda-beda. 

Beberapa wilayah dengan jumlah penerima cukup besar antara lain Kabupaten Banyuwangi sebanyak 1.911 KPM, Kabupaten Magetan 535 KPM, Kabupaten Ngawi 524 KPM, serta Kabupaten Wonogiri dengan 442 KPM.

Baca Juga: Begini Cara SMA Kosgoro Bogor Memperkuat Akhlak dan Menumbuhkan Kepedulian Anak

Selain itu, terdapat pula Kabupaten Madiun dengan 391 KPM, Kabupaten Pemalang 239 KPM, Kabupaten Bantul 217 KPM, dan Kabupaten Lamongan sebanyak 211 KPM. 

Wilayah lainnya seperti Kabupaten Pasuruan mencatat 181 KPM, Kabupaten Boyolali 166 KPM, Kabupaten Sumenep 158 KPM, Kota Yogyakarta 153 KPM, serta Kabupaten Blitar dengan 150 KPM.

Di luar daerah tersebut, penyaluran juga berlangsung di puluhan wilayah lain dengan jumlah penerima di bawah 100 KPM.

Baca Juga: Info Mekanisme Pemantauan Status Pencairan Bansos di SIKS-NG dan 4 Himbauan bagi KPM agar Bantuan Cair Utuh

“Dan beberapa kabupaten lainnya yang jumlahnya kurang dari lima KPM,” ulas narator melalui kanal Youtube Info Bansos.

3. Persiapan Penyaluran PKH Tahap 2

Memasuki bulan April 2026, proses penyaluran memasuki periode triwulan kedua atau tahap 2. Saat ini sedang berlangsung tahapan verifikasi dan validasi data penerima oleh Badan Pusat Statistik (BPS) bersama Kementerian Sosial.

Proses ini bertujuan memastikan bahwa data penerima yang digunakan dalam penyaluran berikutnya telah sesuai dengan kondisi terbaru, sehingga bantuan dapat diberikan kepada pihak yang tercatat dalam sistem berdasarkan hasil pembaruan data tersebut.

Baca Juga: Penyaluran Bansos Hari Ini: Pencairan BPNT Susulan Rp600 Ribu dan Distribusi Bantuan Pangan Melalui Surat Undangan

4. Perkembangan Penyaluran BPNT

Untuk bantuan BPNT, penyaluran juga telah berjalan di sejumlah daerah sejak awal April 2026. Jumlah penerima BPNT tercatat lebih besar dibandingkan dengan PKH, namun rincian distribusi per daerah masih dalam tahap pengolahan data sehingga belum dirilis secara rinci.

Informasi lanjutan mengenai wilayah penerima dan jumlah distribusi BPNT akan mengikuti pembaruan data berikutnya.***

Editor : Asep Suhendar
#kpm #bansos #pkh