RADAR BOGOR - Pemerintah kembali membuat gebrakan penting dalam sistem penyaluran bantuan sosial (bansos) tahun 2026.
Dalam keterangan terbaru, Kementerian Sosial memastikan adanya perubahan signifikan terkait jadwal penerimaan data yang selama ini menjadi acuan utama penyaluran bansos kepada masyarakat.
Jika sebelumnya data penerima bantuan sosial diperoleh setiap tanggal 20 di setiap triwulan, kini jadwal tersebut dimajukan menjadi tanggal 10.
Baca Juga: Bansos Pangan Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter Cair Hari Ini, Cek Syarat Wajibnya Agar Jatah Tak Hangus Diambil Orang Lain
Perubahan ini berlaku untuk seluruh periode triwulan, yakni 10 Januari, 10 April, 10 Juli, hingga 10 Oktober.
Langkah ini dinilai sebagai strategi percepatan agar bantuan sosial bisa disalurkan lebih cepat dan tepat sasaran.
Dengan percepatan data ini, hasil pemutakhiran akan langsung digunakan sebagai dasar penyaluran bansos reguler setiap bulan.
Baca Juga: Kronologi 5 Pekerja Tersengat Listrik saat Pasang Tiang Wifi di Ciseeng Kabupaten Bogor, Korban Alami Luka-Luka
Artinya, masyarakat berpotensi menerima bantuan dengan waktu yang lebih efisien dibandingkan sebelumnya.
Tak hanya itu, untuk program Penerima Bantuan Iuran (PBI), pemerintah juga melakukan pembaruan sistem dengan memperbaiki data secara berkala setiap bulan.
Proses ini melibatkan usulan dari daerah serta verifikasi dan validasi langsung di lapangan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan akurasi penerima manfaat.
Baca Juga: Jadi Sarang Peredaran Barang Terlarang, Lokasi di Kemang Bogor Digerebek Polisi, Ini Hasilnya
Pada triwulan pertama 2026, capaian penyaluran bansos menunjukkan hasil yang sangat positif.
Dilan program dari YouTube Arfan Saputra Channel, keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako berhasil disalurkan hingga lebih dari 96 persen.
Capaian ini menjadi bukti kerja keras berbagai pihak dalam memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga: Jadi Sarang Peredaran Barang Terlarang, Lokasi di Kemang Bogor Digerebek Polisi, Ini Hasilnya
Dalam praktiknya, penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu perbankan Himbara dan PT Pos Indonesia.
Namun, bagi penerima manfaat baru yang belum memiliki rekening bank, penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia terlebih dahulu.
Hal ini dikarenakan proses pembukaan rekening secara kolektif membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 bulan.
Setelah rekening aktif, penyaluran selanjutnya akan dialihkan melalui bank Himbara agar lebih efisien dan terintegrasi.
Baca Juga: 5 Pekerja Wifi Tersengat Listrik di Ciseeng Bogor, 2 Korban Harus Dirujuk ke Rumah Sakit, Begini Penjelasan Dokter
Memasuki triwulan kedua, pemerintah optimistis penyaluran bansos untuk periode April, Mei, dan Juni dapat berjalan sesuai jadwal.
Hal ini didukung oleh kualitas data yang dinilai semakin solid dan akurat.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat penerima manfaat agar menggunakan bantuan sosial secara bijak sesuai peruntukannya, yakni untuk kebutuhan dasar dan perlindungan sosial.
Selain itu, masyarakat juga didorong untuk mulai mengikuti program pemberdayaan agar ke depannya bisa lebih mandiri secara ekonomi.
Baca Juga: 5 Pekerja Wifi Tersengat Listrik di Ciseeng Bogor, 2 Korban Harus Dirujuk ke Rumah Sakit, Begini Penjelasan Dokter
Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.***