RADAR BOGOR - Masyarakat penerima bantuan sosial (Bansos) kembali mendapatkan kabar gembira.
Berdasarkan informasi terbaru dari channel YouTube Bungkas Wae, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan saldo Bansos sudah masuk ke kartu KKS mereka, khususnya untuk pencairan BPNT tahap 1 susulan.
Menurut pantauan tim Bungkas Wae, pencairan pertama yang terpantau masuk hari ini mencapai nominal Rp600.000, disalurkan melalui Bank Mandiri di beberapa daerah.
Baca Juga: Cuma Rp35 Ribu, Bisa Naik Kereta Wisata Keliling Kebun Teh di Gunung Mas Puncak Bogor
Pihak tim juga menyebutkan bahwa undangan pengambilan bantuan beras dan minyak telah dibagikan di wilayah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, dengan jadwal pengambilan pada Selasa, 7 April 2026.
Sementara itu, penyaluran PKH dan BPNT melalui kantor pos di Kabupaten Aceh telah dimulai sejak Rabu, 1 April, dan akan berlangsung hingga Senin, 5 April 2026.
Selain PKH dan BPNT tahap 1 susulan, pemerintah juga menyalurkan beberapa bantuan lain pada bulan April 2026, antara lain:
- Bantuan YAPI
- Bantuan beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter
- Bantuan PIP untuk sekolah
- Bantuan Dana Desa
- Kabar menggembirakan juga datang bagi penerima BLT Kesra senilai Rp900.000 yang menyalurkan melalui Pos Indonesia.
Dikabarkan, KPM yang terdaftar di DTSN, berada di desil 1–4, dan memiliki minimal satu komponen PKH seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, atau penyandang disabilitas berpeluang menjadi penerima PKH baru.
Baca Juga: Minim Kemitraan, Sampah Liar di Wilayah UPT Pengelolaan Sampah Jasinga Bogor Terus Menumpuk
Ini akan menggantikan KPM lama yang sudah digraduasi, membuka kesempatan bagi keluarga lain untuk mendapatkan manfaat.
Namun, pihak Kemensos juga menegaskan, KPM yang menerima bantuan sosial lebih dari lima tahun akan dicabut haknya.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bantuan lebih merata dan tepat sasaran.
Meski beberapa bantuan sudah cair, pencairan dilakukan secara bertahap dan tidak serentak di seluruh wilayah.
Bagi KPM yang belum menerima bantuan untuk bersabar, karena proses penyaluran tetap berlangsung secara terjadwal.
Dengan berbagai Bansos ini, pemerintah berharap dapat meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus membuka kesempatan baru bagi KPM yang memenuhi syarat, terutama di tengah kebutuhan yang semakin meningkat. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti