RADAR BOGOR - Kabar gembira bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Dilansir dari YouTube Info Bansos, Menteri Sosial Saifulah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul telah membocorkan jadwal pencairan bantuan sosial tahap kedua, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) alias Program Sembako.
Dalam pernyataan resminya pada Rabu, 1 April 2026, Gus Ipul menyebut penyaluran bansos tahap 2 akan dimulai pada minggu ketiga April 2026.
"Mungkin nanti di atas tanggal 10 lah ya, jadi minggu ketiga mungkin kita mulai minggu ketiga bulan April ini," ujar Gus Ipul.
Baca Juga: Hasil Pantauan ATM April 2026: Cek Saldo Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Terbaru, Simak Selengkapnya
Penyaluran akan tetap menggunakan skema yang sama seperti sebelumnya, yakni melalui Bank Himbara bagi pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), dan melalui PT Pos Indonesia bagi KPM Pos.
KPM diperkirakan mulai bisa mengecek saldo masuk sekitar tanggal 15 hingga 21 April 2026.
Kenapa Baru Minggu Ketiga?
Penyaluran dijadwalkan mulai minggu ketiga karena Kemensos sedang melakukan pemutakhiran data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) bersama Badan Pusat Statistik (BPS).
Biasanya data baru diterima setiap tanggal 20 per triwulan, namun kali ini dimajukan menjadi tanggal 10 April agar proses verifikasi dan validasi bisa lebih panjang dan bansos lebih tepat sasaran.
Pada triwulan pertama lalu, penyaluran PKH dan Program Sembako sudah mencapai lebih dari 96 persen. Target triwulan kedua ini tentu lebih tinggi lagi.
Apa Itu PKH dan BPNT Tahap 2?
PKH adalah bantuan tunai berkala untuk keluarga miskin dan rentan, dengan syarat anak harus bersekolah, ibu hamil dan balita harus rutin ke posyandu, serta lansia dan penyandang disabilitas mendapat perawatan.
Nominalnya bervariasi, rata-rata per keluarga bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah per tahun tergantung komponen penerima.
BPNT atau Program Sembako adalah bantuan pangan non tunai yang disalurkan dalam bentuk saldo di KKS.
Dana tersebut dapat digunakan untuk membeli bahan pangan bergizi seperti beras, telur, sayur, dan lauk-pauk di warung atau pasar tradisional terdekat.
Bagi KPM yang datanya belum diperbarui, misalnya karena ada anggota keluarga yang lahir, meninggal, atau pindah, disarankan segera menghubungi pendamping sosial atau melakukan pembaruan data di kantor desa atau kelurahan setempat.
Bansos Lain yang Juga Cair di Triwulan Kedua 2026
Selain PKH dan BPNT, ada beberapa program bantuan lain yang juga sedang atau akan cair pada periode April hingga Juni 2026.
Program Indonesia Pintar (PIP) atau KIP Sekolah dari Kemendikdasmen sedang dalam proses pencairan termin 1 sejak Februari hingga April 2026.
Nominalnya berbeda-beda tergantung jenjang pendidikan, mulai dari Rp450.000 untuk SD hingga Rp1.800.000 untuk SMA/SMK per tahun. Termin 2 akan dimulai pada Mei hingga September 2026.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga terus diperluas cakupannya. Tidak hanya untuk anak sekolah, MBG kini juga menyasar ibu hamil, ibu menyusui, balita di bawah dua tahun, serta lansia terlantar usia di atas 75 tahun dan penyandang disabilitas.
Makanan disiapkan di Sentra Pengolahan Pangan Gratis (SPPG) dan diantar langsung ke rumah dua kali sehari.
Total anggaran MBG tahun 2026 mencapai ratusan triliun rupiah, dan triwulan kedua ini menjadi momentum besar penyalurannya.
KPM diimbau untuk rutin mengecek saldo melalui ATM atau aplikasi perbankan secara berkala agar tidak ketinggalan informasi pencairan.***
Editor : Eli Kustiyawati