RADAR BOGOR - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengumumkan linimasa penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler PKH BPNT untuk triwulan kedua tahun 2026.
Dikutip dari YouTube Info Bansos, pemerintah memastikan proses verifikasi dan validasi (verval) data kemiskinan tengah dikebut, guna menjamin ketepatan sasaran sebelum dana bansos PKH BPNT dialirkan secara massal ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Meskipun fokus utama saat ini adalah persiapan Tahap 2, terpantau adanya aktivitas pencairan bansos PKH BPNT susulan yang signifikan di awal April untuk menuntaskan target penyaluran periode sebelumnya.
Baca Juga: Alhamdulillah Gaji ke-13 ASN Cair Juni 2026, Jadi Penopang Ekonomi Nasional
1. Linimasa Penyaluran Tahap 2 (April–Juni)
Pemerintah telah menetapkan jadwal operasional penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk tahap kedua sebagai berikut:
Target pencairan direncanakan mulai bergulir pada minggu ketiga April 2026, atau tepatnya setelah tanggal 10 April.
Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) memajukan tenggat pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dari yang biasanya tanggal 20 menjadi tanggal 10 April.
Baca Juga: Bukan Lewat Spark Berlebih, Zendaya Ungkap Kunci Hubungannya dengan Tom Holland
Percepatan ini bertujuan agar proses verval kelayakan KPM dilakukan lebih awal, sehingga tidak terjadi jeda yang terlalu lama antar periode salur.
2. Realisasi Pencairan Susulan di 116 Daerah
Di tengah persiapan Tahap 2, pemerintah melalui Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Termin 8 telah mencairkan bantuan bagi 6.846 KPM susulan per tanggal 3 April 2026.
Baca Juga: Alhamdulillah Gaji ke-13 ASN Cair Juni 2026, Jadi Penopang Ekonomi Nasional
Dana disalurkan melalui Bank BNI (6.055 KPM), Mandiri (467 KPM), BSI (321 KPM), dan BRI (3 KPM).
Dengan tambahan termin ini, total penyaluran PKH Tahap 1 telah mencapai 9.705.382 KPM dari target kuota 10 juta penerima.
Pencairan susulan ini tersebar di 116 kabupaten/kota, termasuk Magetan, Ngawi, Wonogiri, Madiun, Pemalang, hingga wilayah Aceh dan Papua dengan jumlah penerima bervariasi.
3. Update Bantuan Tambahan: PIP dan BPNT
Selain bantuan tunai PKH, dua program bantuan lain juga terpantau sedang aktif didistribusikan:
• Program Indonesia Pintar (PIP): Penyaluran Termin 1 masih berjalan sepanjang April 2026 dengan nominal antara Rp450.000 hingga Rp1.800.000 sesuai jenjang pendidikan.
• BPNT (Program Sembako): Proses penyaluran BPNT susulan juga mulai digulirkan di banyak daerah guna memenuhi kuota nasional 18,8 juta penerima sebelum memasuki fase penyaluran tahap kedua.
Baca Juga: Layanan QRIS Antarnegara Tembus Korea Selatan, Transaksi Makin Mudah dan Global
Bulan April 2026 menjadi periode yang sangat produktif bagi jaring pengaman sosial nasional.
Dengan jadwal resmi Tahap 2 yang sudah di depan mata, masyarakat diimbau untuk tetap proaktif mengecek status kepesertaan melalui saluran resmi pemerintah.
Sinergi antara pembaruan data yang lebih cepat dan penyaluran susulan bansos yang kontinu, diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga