RADAR BOGOR - Pengecekan saldo bantuan sosial (bansos) untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua per tanggal 4 April 2026 menunjukkan bahwa hingga saat ini dana bantuan belum masuk ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Berdasarkan hasil pengecekan saldo melalui layanan perbankan digital yang dilansir dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Sabtu, 4 April 2026, diketahui bahwa status pencairan bantuan PKH dan BPNT tahap kedua masih belum terealisasi hingga Sabtu, 4 April 2026.
Saldo yang tercatat pada rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) masih merupakan sisa dari pencairan tahap sebelumnya, bukan dana bansos PKH BPNT baru untuk tahap kedua.
Metode pengecekan saldo dilakukan menggunakan aplikasi Livin’ by Mandiri yang terhubung dengan rekening KKS Bank Mandiri.
Dari hasil pengecekan tersebut, saldo yang tersedia hanya sebesar Rp25.000. Jumlah ini merupakan sisa dana dari bantuan tahap pertama yang sebelumnya telah ditarik sebagian oleh penerima.
Jika menelusuri riwayat transaksi pada tahap pertama, bantuan PKH diketahui telah dicairkan pada tanggal 7 Februari 2026 dengan nominal sebesar Rp975.000.
Baca Juga: Hasil Pengecekan Bansos di Bank Mandiri 4 April 2026: Saldo PKH dan BPNT Tahap 2 Masih Kosong
Dari jumlah tersebut, dana yang ditarik mencapai Rp950.000, sehingga menyisakan saldo kecil di rekening.
Sementara itu, bantuan BPNT tahap pertama dicairkan pada 10 Februari 2026 sebesar Rp600.000 dan telah ditarik sepenuhnya oleh penerima tanpa sisa.
“Sementara ini yang 600 adalah BPNT-nya ya teman-teman, BPNT-nya Rp.600.000 dan sudah ditarik tunai juga Rp.600.000,” ulas Arfan Melalui kanal Youtubenya.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak terburu-buru melakukan pengecekan langsung ke ATM atau lokasi pencairan lainnya apabila saldo pada aplikasi perbankan masih belum menunjukkan adanya dana masuk.
Hal ini penting untuk menghindari antrean atau aktivitas yang tidak diperlukan sebelum ada kepastian pencairan.
Terkait estimasi penyaluran tahap kedua, terdapat informasi bahwa pencairan kemungkinan akan berlangsung pada minggu ketiga bulan April, dengan catatan seluruh proses administrasi dan penyaluran berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
Oleh karena itu, KPM diharapkan tetap memantau informasi resmi dan melakukan pengecekan saldo secara berkala melalui kanal yang tersedia.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga