RADAR BOGOR - Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan informasi bahwa proses pencairan bansos akan dipercepat di minggu ke-2 bulan April 2026.
"Ini adalah proses percepatan untuk penyerahan datanya saja," ungkap kanal youtube Cek Bansos.
Proses pencairan tetap akan dilakukan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) dan masih membutuhkan waktu.
Kanal Cek Bansos mengatakan, KPM jangan termakan oleh isu hoax yang mengabarkan bahwa pencairan akan dilakukan di minggu kedua atau di minggu ketiga bulan April 2026.
Sebagai informasi, Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Pusat Statistik (BPS) sepakat untuk mempercepat siklus pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Data tersebut memuat daftar penerima bansos reguler, baik Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Baca Juga: Bisa Kerja dari Mana Saja? Skema WFH dan WFA Diatur Bagi ASN, Ini Sektor yang Mendapat Lampu Hijau
Adanya percepatan pembaharuan DTSEN bisa memastikan penyaluran bantuan lebih cepat dan lebih tepat sasaran.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyebutkan, data pembaharuan DTSEN diterima setiap tanggal 20 untuk setiap tahap.
Kini, pembaharuan data DTSEN sudah bisa dimajukan agar diterima setiap tanggal 10 di setiap tahap.
"Jadi proses awal ini jika sudah dipercepat nantinya percepatan untuk pencairan akan segera dilakukan oleh Kemensos.
Sebelum proses penyaluran bantuan, ada pemutakhiran data terlebih dahulu termasuk penyesuaian desil di tahap ini.
Daftar nama yang siap tercairkan kembali di tahap kedua juga harus disiapkan terlebih dahulu.
Kemudian, anggaran yang akan tercairkan dan akan dibagikan kepada KPM di seluruh Indonesia harus disiapkan terlebih dahulu.
"Jadi proses ini masih sangat awal, masih sangat butuh waktu untuk sampai nanti proses pencairan ini masuk ke kartu KKS kalian," tegas kanal Cek Bansos
Editor : Siti Dewi Yanti