RADAR BOGOR - Bagi sebagian masyarakat Indonesia, ada situasi yang cukup membingungkan: kondisi ekonomi keluarga tergolong prasejahtera, namun data desil yang tercatat justru menunjukkan angka tinggi, seperti desil 6 hingga 10.
Akibatnya, bantuan sosial (bansos) seperti PKH dan BPNT tidak bisa cair. Padahal kenyataannya, keluarga tersebut tidak memiliki sepeda motor, tidak punya mobil, bahkan masih tinggal di rumah kontrakan.
Jika Anda mengalami situasi seperti ini, jangan khawatir. Dilansir dari YouTube Ach Haris Efendy, desil bisa diubah, dan ada langkah-langkah yang bisa ditempuh.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Cair 10 April 2026? KPM Wajib Simak Aturan Baru Kemensos Soal Pembaruan Data
Apa Itu Desil dan Siapa yang Menentukannya?
Sebelum membahas cara mengubah desil, penting untuk meluruskan satu hal yang sering disalahpahami masyarakat.
Desil ditentukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), bukan Kementerian Sosial. Kemensos memang yang menyalurkan bansos PKH dan BPNT, namun acuan data desil yang digunakan berasal dari BPS.
BPS melakukan survei dan pemutakhiran data sosial ekonomi masyarakat secara berkala. Namun mengingat jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar, sementara jumlah petugas survei terbatas, wajar jika ada data yang belum terupdate.
Seorang petugas survei bisa saja harus mendatangi 500 keluarga atau lebih, sehingga proses pemutakhiran data membutuhkan waktu, bisa satu hingga tiga bulan.
Faktor-faktor yang mempengaruhi nilai desil antara lain kepemilikan aset, penghasilan, kepemilikan tanah, dan kondisi sosial ekonomi lainnya.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT 2026 Berubah, Ini Jadwal Baru dan Skema Pencairan Tahap 2 yang Wajib Diketahui
Kenapa Desil Bisa Tidak Sesuai?
Kondisi sosial ekonomi masyarakat bisa berubah dengan cepat. Seseorang yang hari ini kondisi ekonominya stabil bisa saja besok mengalami penurunan drastis, misalnya karena kehilangan pekerjaan, musibah, atau kondisi lainnya. Sebaliknya, kondisi ekonomi juga bisa meningkat secara tiba-tiba.
Inilah yang menjadi tantangan bagi BPS dalam menjaga keakuratan data. Oleh karena itu, desil tidak bersifat permanen dan dapat berubah setiap tiga bulan sekali sesuai dengan kondisi terkini masyarakat.
Cara Mengubah Desil yang Tidak Sesuai
Jika Anda merasa data desil Anda tidak mencerminkan kondisi yang sebenarnya, Anda bisa mengajukan perubahan data. Berikut langkah-langkahnya:
1. Datang ke Kantor Desa atau Kelurahan
Langkah pertama adalah mendatangi kantor desa atau kelurahan setempat.
Di sana, sampaikan bahwa Anda ingin mengajukan perubahan data desil. Pastikan Anda bertemu dengan petugas yang memang membidangi urusan data sosial atau bansos.
Jika petugas di desa atau kelurahan belum mengetahui prosedurnya, jangan putus asa. Anda bisa langsung menuju langkah berikutnya.
2. Datang ke Kantor Dinas Sosial
Selain ke desa atau kelurahan, Anda juga bisa langsung mendatangi kantor Dinas Sosial di kabupaten atau kota tempat tinggal Anda.
Di sana sudah tersedia sistem untuk pemutakhiran data, dan petugas akan melakukan wawancara terkait kondisi sosial ekonomi Anda, termasuk kepemilikan aset dan jenis pekerjaan.
Sampaikan semua informasi dengan jujur dan sebenar-benarnya agar data yang diperbarui benar-benar mencerminkan kondisi riil Anda.
3. Proses Verifikasi Lapangan
Setelah pengajuan, biasanya akan ada petugas dari BPS atau pendamping sosial yang datang langsung ke rumah Anda untuk melakukan verifikasi atau cross-check.
Petugas akan mencocokkan antara keterangan yang Anda sampaikan dengan kondisi nyata di lapangan, mulai dari kondisi fisik rumah hingga aset yang dimiliki.
Jika hasil verifikasi sesuai, maka desil Anda berpotensi berubah. Misalnya, yang semula tercatat desil 5 bisa turun menjadi desil 1 atau 2, sehingga membuka peluang untuk mendapatkan bansos seperti PKH dan BPNT.
Cara Cek Desil Secara Online
Anda bisa mengecek desil dan status bansos secara mudah melalui website Cek Bansos yang bisa diakses di HP maupun komputer. Caranya:
Baca Juga: 4 Syarat Utama Agar Bansos Tahap 2 Cair di Bulan April 2026, Nomor 3 Terkadang Sering Diabaikan
- Buka Google, ketikkan "cek bansos"
- Klik tautan resmi yang muncul di bagian teratas hasil pencarian
- Masukkan nomor KTP
Website ini menampilkan informasi yang cukup lengkap, mulai dari data desil hingga jenis bansos yang diterima.
Menariknya, Anda tidak hanya bisa mengecek data diri sendiri, tapi juga bisa mengecek data kerabat atau tetangga selama mengetahui nomor KTP mereka.***
Editor : Eli Kustiyawati